Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Porwil 2019 Hari ini, Enam Petinju Sumut SiapTempur di Laga Final

Porwil 2019 Hari ini, Enam Petinju Sumut SiapTempur di Laga Final

- Jumat, 08 November 2019 06:15 WIB
Hand Over
MATATELINGA, Bengkulu: Enam petinju Sumut siap tempur dan bertekad tampil habis-habisan pada laga final cabor tinju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera X/2019 di Balai Buntar Bengkulu, Jumat (8/11/2019).[adx]"Seluruh petinju dalam kondisi baik dan siap menghadapi laga final," ujar Ketua Umum Pengprov Pertina Sumut Romain Manalu beserta Tim Manajer Sabam Manalu jelang final tinju Porwil se-Sumatera, Kamis (7/11) di Bengkulu.Romain secara sportif juga mohon maaf kepada masyarakat Sumut, khususnya insan tinju, karena dari 17 atlet yang dibawa bertanding di event olahraga se-Sumatera ini, hanya enam yang  lolos ke final atau mendapat tiket tampil di PON XX/2020.[adx]Keenam atlet tersebut yakni Ema Nurpadiah Bangun Klas 51 kg putri, Pran Rosepel (46 kg putra), Abu Sofyan (kelas 56 Kg putra),  Ardian Katarino (Klas 60 Kg putra), Saroha Tuah Lumbantobing (Klas 69 Kg putra) dan M Daniel Pasaribu (Klas 81 Kg). Sementara empat petinju lain yang sempat masuk semifinal yakni Mutiara Putri Sihite (Klas 54 kg putri), Elda Dara Sirait (57 kg putri), Rizki Kartika (60 kg putri) dan Novizar Maulina ((64 kg putri), harus puas dengan raihan medali perunggu.Bukan bermaksud membela diri, tambah Romain, namun  kenyataan yang dihadapi  di Porwil sepertinya sudah jauh dari nilai-nilai sportivitas. Dan pihaknya menduga, situasi sulit ini sudah dikondisikan / direkayasa pihak tuan rumah sehingga Sumut merasa dirugikan.Dikatakan, Pertina Sumut jelang pelaksanaan Porwil sudah coba menghempang langkah tidak sportif tuan rumah Bengkulu, yang menurunkan atlet bukan dari daerah asalnya, tapi mengimpor dari Jawa Barat. "Sesungguhnya jika proses mutasi atlet mereka sesuai ketentuan KONI Pusat, yakni pindah domisili minimal dua tahun sebelum pelaksanaan PON, kita tidak mempermasalahkannya. Tapi ini hanya beberapa bulan sebelum Porwil atau satu tahun sebelum PON. Selain itu, drawing atlet juga terkesan ganjil, sebab sejak babak penyisihan hingga semifinal, atlet Bengkulu tidak pernah bertemu dengan Lampung, karena kedua provinsi ini sama-sama mengambil petinju dari Pulau Jawa. Penjurian hakim juri juga terkesan tidak fair, sehingga dua petinju Sumut Josua Juan Harianja dan Rizki Kartika menjadi korban, dinyatakan kalah walau sesungguhnya unggul,"ujar Romain.[adx]"Khusus terhadap Rizki Kartina yang di semifinal Rabu kemarin kita anggap kalah controversial melawan petinju Lampung, kita sudah melayangkan protes resmi, dan kita berharap ia bisa mendapat wild card tampil di PON XX/2020," kata Romain.Tetap SemangatNamun demikian, tambah Romain, pihaknya tidak ingin larut memikirkan hal tersebut. Ia bersama Tim Manajer Sabam Manalu dan Pelatih Anharsyah Tuah, Binner Dabukke, Niazi Alwi, Benget Simorangkir dan Pelatih Fisik Nimrot Manalu, meminta anak didiknya fokus dan tetap semangat menghadapi laga final Jumat (8/11) hari ini.Romain menilai, kans anak didiknya untuk memenangkan laga finalsekaligus menyumbangkan medali bagi Sumut tetap terbuka. Karena sesungguhnya dari segi tehnis, petinju tidak kalah."Melihat grafik permainan , pengalaman serta prestasi para petinju, kita optimis minimal bisa membawa empat medali emas. Kami mohon doa seluruh masyarakat Sumut, khususnya insan tinju dimanapun berada," kata Romain mengakhiri keterangan.(bejo)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Nasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Nasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Nasional

"Alfi Hariadi Siregar" Diganjar Putusan Hukuman Sembilan Tahun Penjara

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Nasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI