MATATELINGA, Jakarta: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra menyebut Hari Raya Imlek membawa kebahagiaan bagi anak-anak. Mereka bisa melihat lilin merah besar, pertunjukan barongsai, menerbangkan lampion warna warni, hingga menikmati fasilitas publik dengan nuansa Imlek. Semua hal yang membawa kebahagiaan itu disebutnya dapat menyehatkan spritual anak."Budaya berbagi kebahagiaan dan kesejahteraan sangat menyehatkan spritual anak-anak, dengan batin yang diliputi kebahagiaan. Baginya banyak nilai yang terkandung besar bagi anak-anak Indonesia. Terutama dalam mengenal silang budaya dan saling menghormati sesama," ujar Jasra, Sabtu (25/1/2020).Momentum Hari Raya Imlek juga bertepatan dengan Hari Gizi Nasional. Untuk itu kebahagiaan akan lengkap jika semua makanan yang disajikan di Hari Raya Imlek dikonsumsi dengan gizi yang seimbang. Jasra berharap masyarakat bisa belajar dari beberapa negara yang mencatat kandungan gizi makanan setiap warganya."Ada baiknya orangtua mengenalkan kandungan setiap makanan yang dikonsumsi anak-anak. Karena seringkali anak-anak tertarik dengan bentuknya, atau senang dengan rasanya, tetapi tanpa dilengkapi informasi kandungan makanan dan gizinya. Agar anak-anak memiliki pola makan seimbang," ucapnya.