Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Korban Heli MI 17 Jatuh di Papua Berhasil Diidentifikasi

Korban Heli MI 17 Jatuh di Papua Berhasil Diidentifikasi

- Minggu, 16 Februari 2020 23:00 WIB
Matatelinga/Istimewa
MATATELINGA, Jayapura: Tim DVI Polda Papua bersama Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih berhasil mengidentifikasi 12 korban heli MI 17 HA 5138 yang jatuh di Pegunungan Mandala Distrik Oksibil Pegunungan Bintang 28 Juni 2019.

Hasil identifikasi para korban dirilis Tim DVI Polda Papua bersama Dinkes Kodam XVII/Cenderawasih malam ini sekitar pukul 19.30 WIT di aula pertemuan Biddokkes Polda Papua.Kabiddokkes Polda Papua Kombes Gustinus Mulyanto Hadi.T, membacakan hasil identifikasi kedua belas jenazah yang berhasil di identifikasi pada Sabtu (15/2) sejak pukul 20.30 -23.00 WIT.

Pertama, jenazah yakni 004, Capt Cpn Aris Afik, berdasarkan data primer gigi dan data sekunder properti meliputi pakaian dinas dana nama. Jenazah nomor 003 capt Bambang Saputra, data primer gigi dan data sekunder properti pakaian dinas dan nama. 

Jenazah nomor 001, teridentifikasi Lettu Ahwar Afandi, sesuai data primer gigi, dan properti berupa pakaian dengan nama dan cincin logam emas bermata cincin merah.

Selanjutnya, jenazah nomor 005, teridentifikasi sebagai Serka Suriatna Wijaya Kusuma, melalui data primer berupa gigi, dan data sekunder berupa pakaian dengan nama, dan identitas dalam pakaian korban. Selanjutnya jenazah nomor 005-2 teridentifikasi sebagai Praka Dwi Purnomo, melalui data primer gigi.Selanjutnya jenazah nomor 006, teridentifikasi sebagai Asharul Mashudi, melalui data sekunder berupa pakaian Penerbad dengan nama dan cacatan medis. Selanjutnya, jenazah nomor 002, sebagai Sertu Dita Ilham melalui data sekunder berupa pakaian dan catatan medis.

[br]

Selanjutnya, 012, teridentifikasi sebagai Serda Ikrar Satya Nainggolan, teridentifikasi melalui teknik exclusi. Selanjutnya, jenazah nomor 009, teridentifikasi sebagai Pratu Yanuarius Loe, dengan data skunder berupa pakaian dengab nama dan data primer berupa gigi.Selanjutnya, jenazah nomor 010, teridentifikasi sebagai Pratu Risno, melalui dua data sekunder, yakni pakaian dan catatan medis. Selanjutnya, jenazah nomor 008 teridentifikasi sebagai Praka Sudjono Kaimuddin, melalui data primer gigi, dan data sekunder pakaian dengan tulisan identitas.

Selanjutnya, jenazah nomor 011, teridentifikasi sebagai Prada Tegar Hadi, dengan dua data sekunder, yakni pakaian dan kalung manik-manik besi putih serta catatan medis.Kabiddokkes menyebut, jenazah 012, atas nama Sersa Ikrar Satya Nainggolan yang berhasil diidentifikasi menggunakan teknik exclusi, yakni teknik identifikasi yang diterapkan jika dari beberapa jenazah yang telah diidentifikasi menyisakan satu jenazah."Jadi menyisakan satu, dan kamu mengalami kesulitan, jika sudah sebelas, maka yang satu sudah bisa dipastikan identitasnya. Ini sifatnya close maka kita terapkan itu. Namun jika tidak atau open, teknik itu tidak kita gunakan," ucapnya.

Editor
:
Sumber
: Okz

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Pasca Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Bobby Nasution Pastikan Penanganan Korban

Nasional

Solidaritas Sumatera Menguat, Bobby Nasution Apresiasi Bantuan Pemprov Lampung untuk Korban Bencana

Nasional

Longsor di Sembahe Sibolangit, 5 Korban Tewas

Nasional

Motor Tabrakan Beruntun, 1 Tewas

Nasional

Polisi Turun Tangan Selidiki Puluhan Pelajar, Satu Guru Keracunan MBG di Humbahas

Nasional

Bachtiar Korban Penganiayaan Berat Sampaikan Terima Kasih Kepada Kejari Asahan