MATATELINGA, Jakarta: Pihak kepolisian dari Polres Metro Kota Bekasi kesulitan melacak begal sadis. Kawanan begal yang sempat beraksi di wilayah Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat hingga kini belum juga tertangkap."Identifikasi dari CCTV gambarnya pecah, jadi tidak maksimal sehingga menyulitkan untuk mengetahui dari tekstur muka (pelaku)," kata Kasatreskrim Polres Metro Kota Bekasi, AKBP Arman ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/2/2020).Arman menegaskan, sejauh ini pihak sudah berupaya melakukan penyelidikan terutama melalui bukti rekaman CCTV yang merekam detik-detik aksi pembegalan terhadap MA.Karena hal itu juga, Arman meminta warga yang ingin memasang CCTV agar memperhatikan spesifikasi kamera. Hal itu agar kualitas gambar bisa lebih maksimal."Imbauan saya juga kepada masyarakat yang memasang CCTV, itu sebaiknya jangan asal CCTV. Harus memenuhi kriteria HD atau pixel-nya yang jelas, terutama dalam keadaan malam hari, jadi tidak percuma memasang CCTV," ujar dia.Seperti diberitakan, aksi begal sadis yang terjadi di kawasan Bintara Jaya, Kota Bekasi terekam CCTV. Korban ditarik hingga jatuh dari motor dan diayunkan celurit berulang kali. Dalam rekaman video, memperlihatkan pelaku berjumlah tiga orang mennggunakan sebuah sepeda motor. Sedangkan korban berkendara sepeda motor seorang diri.Secara tiba-tiba, dari belakang korban dikagetkan dengan para pelaku, yang langsung memepet kendaraan korban dan menariknya hingga terjatuh dari motor. Satu orang pelaku yang menenteng senjata tajam langsung berusaha mendekati korban sambil mengayun-ayunkan celurit. Korban pun hanya bisa pasrah merelakan motornya dibawa kabur.