Catatan : Baharuddin Saputra, SH ( Staf PID Bid Humas Poldasu / Ketua Dewan Kesenian Sumut )Dimulai dengan rasa bangga catatan ini menjadi penting buat seorang Jenderal Polisi Bintang dua yang telah setahun menjabat Kapolda Sumut.Sebagai anggota yang bertugas di Staf Pengelola Informasi dan Dokumentasi ( PID ) Bidang Humas Poldasu saya punya banyak kesempatan untuk lebih dekat dengan pimpinan di Polda Sumut. mesti tidak melekat dan bersentuhan langsung dengan Jenderal, namun data yg kami kelola dapat lebih dekat melihat kebijakan dan keputusan penting Kapoldasu dalam memimpin .Sebagai dalah seorang yabg diberitugas menjadi pengelola dan redaktur website Humas.polri.go.id,Kabid Humas telah memberikan kewenangan untuk mengaploud semua kegiatan dan kebijakan Kapolda, Waka polda dan Unsur pimpinan PJU poldasu..Tongkat komando Kapoldasu diterima irjen Pol Panca Putra dari Kapoldasu sebelumnya Irjen Pol Martuani Sormin Siregar pada hari jum'at tanggal 12 Maret 2021 pada acara khusus ditandai penyerahan Pataka Satya Bhakti Jaya dan penyerahan tongkat Komando.saat itu Martuani Sormin sangat yakin Poldasu dibawah pimpinan Panca Putra akan lebih maju, greget dan bermartabat.Catatan Prestasi yang dicapai selama setahun terakhir tak lepas dari 10 instruksi Irjen Panca yang dilaksanakan jajarannya di bawah Polda Sumut.Sepuluh instruksi ini yakni pertama, transformasi menuju Polri yang Presisi yakni dengan menindaklanjuti dan merealisasikan program Kapolri.Kedua, Bangun Kultur yang melayani dengan cara simpatik dan sederhana, cepat datangi TKP, ramah, perhatian dan empati, berbasis IT dan penampilan rapi.Instruksi ketiga, wujudkan penegakan hukum berkeadilan yakni restorative justice Polsek mengedepankan Harkamtibmas (problem sover).Instruksi keempat yakni mengutamakan pencegahan. Cara ini dilakukan dengan memperkuat fungsi deteksi dini dan deteksi aksi, memperkuat fungsi preemtif, memperkuat fungsi preventif dan hukum sebagai ultimatum remidum.Instruksi kelima Kapolda Sumut yakni bangun kerjasama tim yang solid dengan cara semua memiliki peran dan kontribusi sama untuk mencapai tujuan, meningkatkan soliditas tim serta kolaborasi dan keterpaduan antar fungsi.Adapun instruksi keenam yakni wujudkan Harkamtibmas dengan cara hadir dalam kegiatan masyarakat, membangun komunikasi dengan masyarakat, minimalisir gangguan Kamtibmas, mencegah konflik sosial, berantas kejahatan dan pelanggaran serta membangun budaya tertib belalulintas.Poin penting lainnya terdapat dalam instruksi ke tujuh yakni bangun kultur yang baik. Upaya ini dilakukan dengan membangun citra anggota Polda Sumut yang lebih baik, tidak ada perilaku koruptif, hilangkan arogansi kekuasaan/kewenangan, tidak ada lagi kekerasan eksesif dan hapus gaya hidup hedonisme.Selanjutnya instruksi kedelapan yakni menjadikan media sebagai mitra strategis. Upaya ini dilakukan dengan merangkul awak media, meningkatkan kemampuan personel kehumasan dan menjadikan media sebagai sarana informasi program.Instruksi ke sembilan berkaitan dengan meningkatkan pengamanan dan pengawasan internal. Upaya ini dilakukan dengan meminimalisir pelanggaran, perkuat pengamanan Mako dan kontijensi, menjamin keamanan dan keselamatan personel di lapangan, menjamin keamanan peralatan dan dokumen, penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel, pengadaan logistik yang tepat dan berkualitas serta fungsi pengawasan proaktif, ketat dan menjamin mutu kinerja.Terakhir, instruksi kesepuluh yakni menjaga soliditas TNI dan instansi terkait. Upaya ini dilakukan dengan menjalin kerjasama dan koordinasi dengan Forkopimda, menggelar apel gabungan antar-instansi, melaksanakan pertemuan rutin untuk membangun silaturahmi, melibatkan TNI dan instansi terkait serta kelompok masyarakat dalam setiap kegiatna dan penyelesaian masalah sosial.Upaya lainnya yakni, merangkul dan memberdayakan pengamanan swakarsa dan Pokdar Kamtibmas serta mengintensifkan koordinasi lintas sektoral.Mengedepankan jargon " Teruslah berbuat baik" , mulai hari pertama memimpin poldasu dengan seni humanis, " Kapolda Anak Medan " tersenyum didukung sepenuhnya oleh Wakapoldasu Brigjen pol Dr.H.Dadang Hartanto, SIk, SH, MSi, Irwasda Kombes Pol Drs.Armia Fahmi, para Direktur, Karo, Kabid dan Staf Pejabat utama yang solid, terasa perlahan tapi pasti Panca Putra menunjukkan integritas yang luar biasa.Kedalam ia mbangun kultur budaya baru tidak suka melakukan " mutasi jabatan", sehingga.setahun berjalan nyaris tidak pernah terjadi mutasi jabatan dilingkungan Poldasu dan Polres jajaran. Ini sejarah baru di lingkungan Polda Sumut.Penulis yang bergabung sejak tahun 1986 menjadi Staf Dispen Poldasu dipercaya sebagai Sekretaris Redaksi Majalah Data Bhakti ketika itu Kapoldasu dijabat Brigjen Pol MH Ritonga, berganti ke Brigjen Kunarto ke Brigjen Banurusman dan seterusnya hingga 1991, ketika Kapoldasu di Jabat Brigjen Pol dr. H.Hadiman penulis diminta Kapoltabes Medan Kolonel Pol Drs H M.Sofjan Jacoeb menjadi wartawan Majalah Satya Bhakti hingga tahun 2010, sekaligus sebagai kordinator wartawan unit Poltabes Medan.Tahun 2010 Kapolresta Medan Kombes.Tagam Sinaga menunjuk penulis.memperkuat Kasubbag Humas yang baru terbentuk di Polres seluruh Indonresia.Lanjut menjadi.pengelola Humas Polrestabes Medan di bawah Kabag ops, berganti Kapolresta ke Kombes Nico Afinta, lalu Kombes Pol H.Mardiaz Kusin Dwihananto berubah nama menjadi Poltestabes Medan tahun 2016.selanjutnya Kapolrestabes Medan dijabat oleh Kombes Pol H.Dr.Sandi Nugroho, DIK, SH, MH hingga Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto, SIK, SH, MSi.Tahun 2018 saat Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjabat Wakapolda Sumut, penulis pindah ke Bid Humas Poldasu ketika Kabid Humas dijabat oleh Kombes Tatan Dirsan Atmaja, SIK, saya sebagai staf PID dan ditunjuk sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Tribrata News sampai Desember 2020.Pada hari Jum'at, 4 Maret 2022, tepat setahun Inspektur Jenderal Polisi Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak, M.si menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Irjen Panca dilantik Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, M.si di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/3/2021).Komitmen Panca Putra Mengusung semangat transformasi Polri yang Presisi(Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) yang digaungkan Kapolri.Irjen Panca sebagai Kapolda sumuatera Utara dihadapkan kepada dinamika dan tantangan dalam upaya Pencegahan Covid 19 dan percepatan ekonomi nasional, Dukungan Program Prioritas Nasional, tantangan Kamtibmas diwilayah Sumatera utara dan Perubahan Kultur melayaniDalam menindaklanjuti dan merealisasikan program Presisi, Kapolda Sumut mendeskripsikan dalam 10 program prioritasnya. Membangun kultur melayani dan penegakan hukum berkeadilan adalah dua poin penting di antara 10 program prioritas Kapolda Sumut yang harus dilaksanakan jajarannya."Kami akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan untuk masyarakat. Polda Sumut terus berbenah dan berupaya lebih baik ke depannya," ujar Kapolda Sumut.Komitmen ini pula yang membawa jajaran Polda Sumut mengukir berbagai prestasi dan penghargaan selama setahun terakhir.Teranyar, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menerima piagam penghargaan hasil penilaian kepatuhan tinggi standar pelayanan publik Kepolisian Resort Se-Sumatera Utara dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumut.Penghargaan diserahkan langsung Kepala Ombudsman perwakilan Provinsi Sumut Abyadi Siregar kepada Kapolda Sumut pada Rabu (9/2/2022).Kepala Ombudsman perwakilan Provinsi Sumut Abyadi mengapresiasi hasil yang dicapai Polda Sumut terkait hasil penilaian kepatuhan pelayanan publik. Polda Sumut berada di zona hijau.Selain Polda Sumut, terdapat 9 Polres yang berada di Zona Hijau dan 16 Polres Zona Kuning.Atas penghargaan itu, Irjen Panca mengucapkan terimakasih kepada jajarannya."Sampaikan salam terimakasih kepada anggota yang berada di unit pelayanan. Untuk Polres yang berada di Zona Merah kita dorong untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," katanya.Ia berharap 2022 ini tidak ada lagi jajaran Polres di Polda Sumut yang berada pada Zona Merah. Ia menargetkan pada 2022 ini, 55 Satker Polda Sumut harus mengikuti predikat WBK.Penilaian terbaik juga diberikan ETOS Institute. ETOS Institute menggelar survei terkait penilaian masyarakat terhadap kinerja Polri.Survei Nasional Jajak Pendapat Publik terkait Kinerja Kepolisian di 5 Wilayah Polda yakni Polda Metro Jaya, Polda Jabar, Polda Jateng, Polda Jatim dan Polda Sumut terhitung mulai 1 Desember sampai dengan 20 Januari 2022.Dari hasil riset dan survei ETOS Institute menyebutkan tingginya tingkat pengetahuan responden terhadap kinerja kepolisian di daerah masing-masing yang berada diangka 87 % menunjukkan tingkat keterbutuhan informasi kepada institusi kepolisian cukup tinggi.Direktur ETOS Institute Iskandarsyah mengatakan survei ini dilihat berdasarkan Media Sosial (42 %) dan Media Cetak Elektronik (31 %) menduduki dua media informasi teratas bagi keterbutuhan publik terhadap informasi kinerja kepolisian di daerah masingâ€"masing.Di mana, Polda Sumut memiliki rating tertinggi dihampir seluruh aspek kinerja yang meliputi Tingkat penanganan Kriminalitas, Tingkat Pelayanan Publik, Tingkat pembenahan SDM, Tingkat Keamanan Wilayah dan Maksimalisasi Penggunaan Fasilitas dan Teknologi, disusul secara bergantian oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya dan Kepolisian Daerah Jawa Timur.Penulis mendapat kesempatan seharian duduk bersebelahan dengan Kapolda Panca Putra ketika digelar Festival melukis Mural Bhayangkara Piala Kapolri.Kebetulan penulis sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara ( DKSU ) dipercaya bersama Kabid Humas Poldasu sebagai Panitia Daerah, ikut mempersiapkan lomba hingga penjurian dan ikut mencari donasi festival bergengsi itu." saya tidak sekedar penikmat seni budaya, tapi saya juga pelaku seni yang selalu memberikan apresiasi kepada hasil karya para seniman" ujar Kapolda dalam percakapan sebelum beliau membuka secara resmi lomba lukis dinding di tembok halaman parkir Mapoldasu. Ditandai dengan goresan cat warna biru kuning dan Merah, Kapolda saat itu memulai melukis dan diselesaikan oleh pelukis mural hingga bertuliskan " Teruslah berbuat Baik.Hari bersejarah itu, Kapolda berkenan menyaksikan lomba mural hingga selesai malam hari, mendengarkan hasil keputusan Dewan Juri dan menyerahkan Hadiah para pemenang di dampingi Irwasda Kombes Pol. Drs.Armia Fahmi dan sejumlah PJU.Berkesempatan berdialog dan tertawa gembira kala itu sangat mengesankan, beliau akrab dan nyambung bicara sosl kesenian.Panca merupakan Perwira Tinggi Polri lulusan Akpol 1990 berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan jenderal bintang dua ini sebelumnya adalah Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.Riwayat Jabatan,Kapolres Banyumas,Kapolres Tegal (2010),Wadirreskrimsus Polda Jateng (2011),Dirreskrimsus Polda Kalteng (2012),Dosen Utama STIK Lemdikpol (2013),Wadirtipidum Bareskrim Polri (2017),Direktur Penyidikan KPK[2] (2018),Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020) danKapolda Sulawesi Utara (2020)Pada bidang Pemberantasan korupsi Polda Sumatera Utara juga menerima piagam penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada peringatan hari anti korupsi sedunia di Gedung KPK pada Kamis, 9 Desember 2021 lalu.Penghargaan diberikan atas kinerja Polda Sumut yang baik dalam menangani perkara kasus korupsi. Piagam diberikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada Wakapolda Sumut Brigjen Dadang Hartanto.Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyebut, penghargaan dari KPK itu juga berkat dukungan masyarakat."Terimakasih atas dukungan yang diberikan masyarakat kepada Polda Sumut dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi," katanyaPrestasi gemilang Pada tahun 2021, kasus besar yang ditangani adalah tindak pidana korupsi penjualan vaksin dan pembangunan gedung kuliah UINSU.Kemudian, pengungkapan tindak pidana korupsi penyetoran retribusi uang sewa di Pasar Lau Cih, pidana korupsi PBB sektor perkebunan di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu selatan."Dalam pengungkapan 12 LP tindak pidana korupsi itu sebanyak 37 orang ditetapkan sebagai tersangka dan berhasil menyelamatkan uang negara Rp 21,97 miliar. Di mana 22 tersangka sudah P-21," ungkap Kapolda.Panca berharap masyarakat terus membantu kepolisian dalam mengungkap kasus korupsi. "Polda Sumut akan terus bergerak untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumut, harapannya agar masyarakat terus membantu Polda Sumut dalam memerangi kasus Korupsi karena ini merupakan extraordinary crime," ucap PancaPecat Polisi BermasalahUpaya berbenah internal demi membangun kultur melayani ini juga dibarengi dengan penindakan tegas yang dilakukan Kapolda Sumut terhadap jajarannya.Tercatat, ada 28 personel Polda Sumut yang diganjar dengan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Mereka yang dipecat dari dinas Kepolisian lantaran terlibat berbagai macam kasus seperti lari dari dinas, terlibat narkoba dan pemerkosaan terhadap istri tahanan.Dari 28 orang itu 17 personel terlibat termasuk kasus lama pada zaman dua Kapolda sebelumnya. Sementara itu 10 orang terlibat kasus narkoba di Tanjung Balai dan 1 orang lagi kasus pencabulan terhadap istri tahanan dari Polsek Kutalimbaru.Panca menuturkan ini merupakan ketegasan Polda Sumut terhadap anggotanya yang nakal. Ia menyebut tidak ada tempat bagi personel yang terlibat kasus khususnya narkoba.Tak hanya dipecat dari Polri, 10 personel Polres Tanjung Balai yang terlibat dalam sindikat narkoba pun masih berlangsung sidang pidana umumnya.Sebanyak 28 polisi itu sudah melewati serangkaian pemeriksaan dan sidang kode etik dan disiplin. Dari hasil tersebut dinyatakan mereka bersalah."Itu menjadi sebuah keputusan saya dan mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran kepada anggota saya semuanya dan sebagai bentuk akuntanbilitas kepada masyarakat," tegas Panca Putra.Kejahatan MenurunSetahun menjabat, Polda Sumatera Utara berhasil menekan angka kejahatan di Sumut.Tingkat kejahatan yang terjadi sepanjang 2021 mengalami penurunan dibandingkan dengan yang terjadi di tahun 2020 dan 2019Jumlah Tindak Pidana (JTP) yang terjadi di 2020 sebanyak 37.051 kasus, turun menjadi 33.392 kasus di 2021.Sedangkan untuk Pengungkapan Tindak Pidana (PTP) juga mengalami penurunan. Di mana pada 2020 sebanyak 28.202 menjadi 25.464 pada 2021.Kasus kejahatan terbanyak, pada 2021 masih didominasi oleh penyalahgunaan Narkoba sebesar 5.608 JTP. Lalu, diikuti Curat 4.315 JTP, Curanmor 2.457 JTP dan Anirat 2.072 JTP.Khusus narkotika pada 2021 Polda Sumut mencatat sebanyak 5.978 JTP dengan angka pengungkapan sebanyak 6.098 PTP.Dari jumlah itu, didapatkan barang bukti 1.231,31 Kg sabu atau meningkat 98 persen dari 2020 dengan jumlah 621,48 Kg sabu, 1.509,17 Kg ganja atau turun 12 persen dari tahun 2020 dengan jumlah barang bukti 1.712,8 Kg.Barang bukti ekstasi didapatkan yakni 95.366,25 butir atau turun 57 persen dari tahun 2020 berjumlah 222.570 butir.Untuk heroin 3.100 gram atau naik 100 persen dari 2020 dengan jumlah nol dan pil happy five 6.218 butir atau turun 16 persen dari 2020 dengan jumlah 7.383 butir.Gencarkan Vaksinasi Covid-19Menghadapi tantangan tugas di masa pandemi covid 19, kurun waktu setahun terakhir, Kapolda Sumut terus gencar membantu pemerintah menyukseskan vaksinasi Covid-19, tidak ada satu wilayahpun di sumut yang tidak menjadi sasaran percepatan vaksinasiTentu menjadi catatan dalam benak kita satu wilayah terpencil di Tapanuli Tengah yang bernama Garoga dihuni 147 KK hampir dipastikan seluruh warganya terpapar covid 19, dengan resfonsifitas tinggi Kapolda Sumut dan Pangdam I Bukit Barisan datang dan melakukan strategi Lockdown Lokal, memberikan Bansos, obat- obatan, Mendatangkan tenaga medis dan langkah strategis lainnyaTanpa mengenal lelah Irjen Panca menerobos hutan-hutan di wilayah pesisir Pantai Pulau Nias Selatan dengn menggunakan Trail untuk mendorong vaksin terhadap masyarakat pedalamanKapolda Sumatera Utara terus menggenjot vaksinasi, Hingga saat ini, sudah ada delapan kabupaten/kota yang capaian vaksin dosis keduanya di atas 70%. Secara keseluruhan cakupan vaksinasi dosis pertama di Sumut mencapai 91,06% dan dosis dua 67,46%."TNI-Polri bersama pemerintah daerah bersinergi untuk mempercepat akselerasi vaksinasi sesuai instruksi dari pemerintah pusat. Vaksin dosis II segera dituntaskan dan bagi lansia yang belum booster segera didatakan dan Lakukan Vaksin," kata Panca.Panca mengatakan saat ini Pemerintah Provinsis Sumut bersama dengan TNI/Polri dan stakeholder terkait terus memaksimalkan program vaksin Covid-19 khususnya dosis kedua dan ketiga. Langkah ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 khususnya varian Omicron."Dorong percepatan vaksinasi baik itu dosis II maupun dosis III. Yakinkan masyarakat untuk tidak takut divaksin karna vaksin salah satu upaya penting mencegah penyebaran Covid-19 dan varian baru Omicron, Saya sudah perintahkan jajaran untuk mendatakan seluruh lansia dijajaran masing-masing. Bagi yang belum melaksanakan vaksinasi, agar vaksinator beri pelayanan secara door to door," ujarnya.Panca mengatakan Lansia merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19, untuk itu harus segera divaksinasi agar terbentuk herd immunity, vaksinasi merupakan salah satu upaya dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Akselerasi percepatan vaksinasi untuk seluruh masyarakat harus segera dituntaskanPanca berharap percepatan vaksinasi bagi masyarakat khususnya bagi lansia dan anak-amak dapat dituntaskan sebelum memasuki ibadah bulan suci Ramadhan sehingga memasuki ibadah Puasa situasi penyebaran covid 19 di Sumut menurunNamun demikian Kapolda Sumut selalu mengingatkan pentingnya penerapan Protokol kesehatan secara ketat disetiap tempat dan kegiatan agar dapat meminimalisir penyebaran covid 19"Mulai biasakan new Normal," tegas Kapolda sumut.Catatan setahun bersama Irjen Panca Putra menjadi kebanggaan bagi Masyarakat Sumut, khususnya personil Polda Sumatera utara. bravo Jenderal...!!( bahar/pid )