Oleh : Dandim 0318/Natuna Kolonel Inf Andri Hadiyanto, M.Han
MATATELINGA : Kodim 0318/Natuna Korem 033/Wira Pratama Kodam I/Bukit Barisan termasuk memiliki wilayah kecil di ujung utara Kepulauan Riau (Kepri) yang terdiri dari 16 kecamatan 70 desa dan 6 kelurahan. Diantara 70 Desa tersebut salah satunya Desa Selemam yang dijadikan lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123 Kodim 0318/Natuna.
Wilayah yang memiliki luas 11.021.449 Hektar tersebut saat ini telah menerima pembangunan dari Pemkab Natuna dan TNI AD (Kodim 0318/Natuna) melalui program TMMD ke 123 TA. 2025.
Disini selama sebulan sejak 19 Februari -20 Maret 2025 prajurit TNI dari tiga matra di bantu personel Polri beserta masyarakat, turun semua melakukan pembangunan fisik dan non fisik.
Dengan dipimpin Dansatgas TMMD 123 Kolonel Inf Andri Hadiyanto, M.Han, para prajurit TNI mewujudkan pembangunan merata membantu Pemda dengan tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah".
Di wilayah yang memiliki jumlah penduduk 463 jiwa dengan rincian laki-laki sebanyak 261 jiwa dan perempuan 202 jiwa tersebut, prajurit terlatih perang melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP) selama sebulan yang tergabung dalam Satgas TMMD 123 Kodim 0318/Natuna mengerjakan sasaran fisik dan non fisik di Desa Selemam Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.
Untuk kegiatan fisik berupa pelebaran jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 12 meter, pengerasan jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 5 meter, rehab RTLH sebanyak 8 unit, rehab dan pembuatan MCK 3 Unit (1 rehab + 2 pembuatan baru) dan ada TMAB (Pipanisasi). Kemudian sasaran tambahan program unggulan Kasad diantaranya pemberian makanan tambahan kepada nalita guna penanggulangan stunting, kegiatan bersatu dengan alam penanaman pohon Mangrove 500 batang, kegiatan ketahanan Pangan ± 2 Ha dengan menanam ubi dan pisang.
Di wilayah Desa Selemam yang di sebelah Utara berbatasan Desa Sebadai Ulu, sebelah Timur dengan Desa Ceruk, sebelah Selatan dengan Desa Air Lengit, dan sebelah Barat dengan Kec. Bunguran Barat ini, personel Satgas juga akan menciptakan generasi handal dan berkualitas melalui kegiatan cegah stunting.
Kita ketahui bahwa Desa Selamam penduduknya mayoritas Suku Melayu dan beragama Islam. Di wilayah ini sebagian penduduknya mengais rupiah dari pekerjaan serabutan, mulai bertani dan berkebun serta buruh dan termasuk kondisi perekonomian masyarakatnya kurang stabil turun naik turun.
Kegiatan TMMD bukan hanya program TNI, tetapi juga kegiatan terpadu bersama pemerintah daerah serta masyarakat. Dengan semangat gotong-royong, program TMMD diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional di wilayah Natuna.
Kegiatan lintas sektoral TMMD bukan sekedar program milik TNI, tetapi merupakan gerakan bersama yang melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Semangat gotong-royong menjadi landasan utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional.
TMMD juga merupakan manifestasi nyata dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah-daerah yang membutuhkan uluran tangan. Di sini dalam kegiatan TMMD seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Di wilayah kepulauan Natuna yang berada di tengah-tengah Laut China Selatan dan merupakan kepulauan paling utara di Selat Karimata tersebut Kodim 0318/Natuna mewujudkan pembangunan infrastruktur membantu Pemkab. Dengan berbekal keahlian masing-masing prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas sejak pagi hingga petang memuwujudkan pembangunan fisik untuk memberikan perubahan bagi warga masyarakat Desa Selemam dan Desa Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Di wilayah yang berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja, kemudian sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Bintan, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kepulauan Anambas, sebelah Timur berbatasan dengan Kalimantan Barat dan Sarawak dan Malaysia Timur tersebut TNI AD bersinergi dengan instansi terkait di Bulan Suci Ramadhan ini memberikan damfak positif bagi warga sehingga tingkat perekonomian warga akan meningkat, khususnya dalam kegiatan pembangunan jalan.
Jalan impian terkubur puluhan tahun menembus batas jalan penghubung dari Desa Selemam ke Sebayar, kini mulai dimanfaatkan masyarakat. Jalan tersebut telah selesai dan sudah di lakukan pemeriksaan oleh Dinas PUPR dan konsultan. Impian terkubur puluhan tahun untuk mengidamkan jalan baru agar masyarakat lebih dekat ke kantor Pemda dan ke pelabuhan maupun ke bandara tersebut kedepannya akan lebih maju.
Kehadiran unsur terkait dengan Kodim 0318/Natuna dalam program TMMD ke-123 di wilayah Kepulauan Natuna yang berada pada jalur pelayaran internasional Asia Timur tersebut benar-benar sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Kini di salah satu kecamatan yang ada di kepulauan Natuna yang disebut sebagai pintu gerbang bagi negara tetangga, seperti Vietnam, Kamboja, Thailand, dan Malaysia TNI Polri dan Pemkab telah memberikan perubahan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Kami TNI dimanapun berada selalu membantu dan mengatasi kesulitan masyarakat, karena TNI dilahirkan dari rahim rakyat dan harus peduli dengan rakyat. Sejarah mencatat bahwa sejak kelahirannya, TNI merupakan bagian dari rakyat dan tumbuh bersama rakyat. TNI Angkatan Darat memiliki peran strategis dalam mendukung kesuksesan pembangunan nasional melalui berbagai program yang mendukung kesejahteraan masyarakat serta ketahanan nasional.
Keberadaan TNI Angkatan Darat dalam program-program seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), Ketahanan Pangan serta pencegahan Stunting dan kegiatan Bersatu Dengan Alam menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pasukan bersenjata, tetapi juga kekuatan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Sebagaimana diketahui bahwa Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengamanatkan bahwa TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan dengan tugas pokok pertama menegakkan kedaulatan negara, kedua mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan ketiga melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Tugas pokok tersebut dilakukan melalui Operasi Militer Untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Mengacu dengan undang-undang tersebut
kami dari Kodim 0318/Natuna melaksanakan kegiatan TMMD ke-123 tahun 2005. Kegiatan lintas sektoral TMMD merupakan salah satu implementasi dari tugas operasi militer selain perang (OMSP) yaitu memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Selain itu, TMMD juga membantu pemerintah di daerah dalam percepatan pembangunan yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat.
Melalui kegiatan OMSP, masyarakat yang sangat merindukan pembangunan infrastruktur jalan dan lainnya akhirnya terwujud setelah TNI Polri bersinergi hadir di Desa Selamam Kecamatan Bunguran Timur Laut.
Digelarnya program ini disambut baik masyarakat sekitar yang bertahun-tahun hidup dalam kawasan keterbatasan infrastruktur dan fasilitas jauh dari kemajuan seperti daerah lainnya. Harapannya, TMMD bisa membawa perubahan untuk mewujudkan impian mereka.
Kami dari TNI AD memastikan program TMMD ini berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat, untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Semoga saja jalan yang telah selesai dibangun Satgas bermanfaat bagi masyarakat selamanya dan semoga tingkat perekonomian masyarakat semakin meningkat setelah jalan tembus batas tuntas.
Kami dari Kodim 0318/Natuna mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten dan warga masyarakat yang telah memfasilitasi terlaksananya program TMMD 123 Tahun 2025.Kegiatan ini adalah program positif membangun desa dengan kebersamaan bergotong royong. Mari kita bangkitkan kembali budaya gotong royong, sehingga terbentuk keterpaduan antara TNI bersama pemerintah bersatu padu membangun daerah, sebagai upaya percepatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
Melalui kegiatan TMMD yang kami laksanakan ini diharapkan mendorong percepatan pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran TMMD bukan sekedar pembangunan infrastruktur, namun sebagai bentuk nyata kedekatan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan harapan dan kebersamaan untuk masa depan masyarakat lebih baik.
TMMD bukan sekadar proyek, tapi ikatan kuat yang menghubungkan TNI dengan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa menembus batas dan membangun masa depan yang lebih baik.
Di kabupaten kepulauan paling utara di Selat Karimata yang terkenal dengan penghasil minyak dan gas ini tertinggal jejak-jejak pembangunan yang tidak bisa dilupakan sampai kapanpun.