MATATELINGA,Kerusuhan 27 Juli 1996 yang dikenal sebagai "Kudatuli" merupakan catatan gelap tatkala bangsa ini teringat kembali akan makna demokrasi. Suasana panas membuncah pada penghujung pemerintahan Presiden Suharto.
Istilah Kuda Troya,diambil dari babad Perang Troya yang mashyur. Sebuah kayu berongga besar yang dibuat oleh Epeius. Kala itu,orang Yunani berpura-pura meninggalkan perang, berlayar ke pulau terdekat, Tenedos dan meninggalkan Sinon yang meyakinkan petinggi Troya bahwa kuda itu adalah persembahan kepada Athena Sang Dewi Perang. (https://www.britannica.com/topic/Trojan-horse)
Taktik tersebut dipakai, sebagai upaya terakhir menembus Benteng Troya yang tak terkalahkan itu.
Selanjutnya, para prajurit membawa kuda itu masuk ke dalam kota. Terjadilah malam bencana, tatkala para prajurit yunani yang bersembunyi di dalamnya keluar untuk membuka gerbang dan membiarkan induk pasukan kembali merebut kota.
Baca Juga: Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke 32,Pemkab Asahan Raih Prestasi