Oleh: Amrizal SHSETAHUN 12 bulan. Dalam 11 bulan itu seyogianya kita harus berusaha mencari nafkah. Dan satu bulan lainnya khusus menimba pahala. Insha Allah, Sabtu 27 Mei ini sebulan penuh berkah itu menghampiri kita. Marhaban ya...Ramadhan.Namun kehadiran Ramadhan tahun ini membawa duka. Itu melanda Manchester, Inggris dan Jakarta, Indonesia. Ledakan melanda di dua ibukota terbesar di dunia. Di Manchester, 22 terlapor meninggal dunia dan 59 lainnya menderita luka-luka. Kelompok ISIS yang menyatakan bertanggung jawab atas ledakan di Manchester itu terjadi pada saat konser Ariana Grande. Sejumlah pria disyaki terlibat bom Manchester telah diamankan petugas di ranah Britania Raya tersebut. Bagaimana dengan Indonesia? Ya, ledakan bom di Indonesia tepatnya terjadi di Kampung Melayu bersebelahan dengan halte Transjakarta. Dua bom bunuh diri meledak di tengah penjagaan polisi keamanan gema jelang Ramadhan di sana. Lagi-lagi, tiga polisi meninggal dunia dan dua pelaku bom bunuh diri. Kabar teranyar bahwa bom panci menyasar ke aparat kepolisian. Mengapa? Tanda tanya itu menggelinding ke permukaan. Sesakit hati apakah kelompok teroris hingga mengincar aparat kepolisian!Pastinya, ujung-ujung mencari solusi, malah aparat terutama Badan Intelijen Indonesia (BIN) kebobolan lagi. Ingat kasus ledakan di Polsek Hamparan Perak 2010 lalu? Peristiwa itu tak hanya menghempas Indonesia tapi juga dunia. Usai kejadian tersebut pengamanan kian diperketat. Hanya saja, diperketatnya pengamanan, namun toh pelaku teror lebih bijak dalam bersikap. Terutama strategi aksi penyerangan. Tak salah jika peneror belajar ke negara lain. Menimba ilmu, mengatur strategi, dan sebagainya. Upaya tersebut salah satu langkah peneror mengintimidasi aparat keamanan. Terlepas dari aksi teror peneror, yang disayangkan kedatangan Ramadhan malah terusik. Di tengah warga muslim dunia menyambut sebulan penuh berkah malah ternoda. Hendaknya ini menjadi pelajaran penting, sebab jarang terjadi ledakan melanda ketika pesan Illahi menimba pahala. Semoga duka ini cepat terungkap dan menjadi mawah menakutkan di tahun-tahun berikut saat jelang Ramadhan. Wallahualam bissawab... (***)