YA ROBB...Bulan penuh berkah-MU sebentar lagi meninggalkan kami. Apa yang dirindukan Maher Zein dalam lantunan lagunya 'Ramadhan Jangan Pergi' seperti itulah yang kami rasakan. Bulan menimba pahala, berkah, rezeki, itu akankah mampu mempertemukan kami di tahun mendatang? Ya Robb...Beri anugerah-MU kepada kami. Walau hanya sehelai benang atau sebutir biji kurma, kami tetap mengharapkan kekharibaan-Mu. Mudahkan segala perjalanan dan berkah-Mu kepada hamba ini, ya Robb.Ya Robb...Matahari-Mu bakal terbenam di ufuk Timur. Hanya hitungan hari saja, ya Robb. Kami umat-Mu akan merayakan hari kemenangan. Namun, apakah ini kemenangan atau memberi perubahan pada kami, ya Robb? Ya Robb...Beri umur panjang kepada kami supaya bisa bertemu di Ramadhan mendatang. Kami sangat kehilangan, ya Robb. Kehilangan sumber pahala, kehilangan amal, ibadah dan kehilangan bulan seribu bulan-Mu. Bulan yang paling berharga di antara 11 bulan yang kau berikan. Ya Robb...Jangan Kau palingkan kami untuk tetap menyembah-Mu. Untuk dapat bersujud pada-Mu dan untuk dapat tetap mengingat-Mu. Kau segala zat di antara semua zat yang Kau berikan. Tiada dua, hanya satu Kau ya Robb.Ya Robb...Jadikanlah air mata kami ini sebagai tetesan doa. Sebagai tetesan pahala, dan sebagai tetesan berkah-Mu. Jagalah hati kami ya, Robb. Meski kami meninggalkan Ramadhan, namun teguhkan hati kami agar selalu di samping-Mu. Ya Robb...Tangan ini pemberian-Mu. Sekujur tubuh ini milik-Mu. Bimbinglah kami menegadahkan kedua tangan sepuluh jari ini memohon kekharibaan-Mu. Hindari tangan dan mata kami dari hal meminta yang bukan hak kami, ya Robb. Ya Robb...Kami hanya hamba yang lemah. Namun kuatkan hati kami untuk menghadapi segala cobaan-Mu. Kau Maha di segala Maha yang ada di muka bumi ini. Ya Robb, syukur-ku kepada-Mu. Alhamdulillah, aminn. oleh: Pimred MTC, Amrizal, SH