MATATELINGA, Banda Aceh: Musda DPD II dibuka Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif dan dihadiri Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, Wakil Ketua DPRK Bahtiar, dan para perwakilan partai nasional dan lokal lainnya yang saat ini menjadi anggota DPRK Aceh Besar.Musda itu diikuti 23 peserta yang berhak memberikan suara, yakni para ketua kecamatan, ormas pendiri, sayap dan organisasi yang didirikan.Sesuai ketentuan, ketua terpilih sekaligus akan menjadi ketua tim formatur untuk menyusun kepengurusan DPD II Partai Golkar Aceh Besar periode 2020-2025.Muhibuddin Ibrahim, SE, kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Aceh Besar dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke XI, Kamis (27/8/2020) di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.Sebelumnya Ucok Sibreh telah memimpin DPD II Partai Golkar Aceh Besar periode 2016-2020.Muhibuddin Ibrahim yang kerap dipanggil Ucok Sibreh terpilih secara aklamasi karena hanya satunya kandidat calon Ketua DPD II yang mendaftar, hingga akhir masa penutupan pendaftaran yang dibuka sejak tiga hari lalu.Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Besar terpilih, Ucok Sibreh mengakui, tidak mudah bagi dirinya memimpin Partai Golkar Aceh Besar kedepan.Terlebih dengan berbagai tantangan dan dinamika perpolitikan kedepan kian kompetitif dan berat.Karena itu, kebersamaan, kesolidan dan kekompakan keluarga besar Partai Golkar Aceh Besar harus tetap dipertahankan.“Saya tidak akan mampu berbuat apapun demi kebesaran dan kejayaan Partai Golkar tanpa ada dukungan pengurus dan kader Golkar Aceh Besar,"sebutnya.Ia bertekad, terus membangkitkan, menumbuhkan dan membangun kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar di Kabupaten Aceh Besar.Ucok mengatakan, sesuai arahan Ketua DPD I, bagaimana kedepan agenda politik bisa direbut Golkar dan yang paling dekat adalah Pilkada, dikutip dari laman Waspada.id.“Yang pertama akan dilakukan adalah konsolidasi partai, penguatan struktur partai, sehingga mesin ini bisa berjalan, bisa bergerak di dalam masyarakat," sebutnya.