Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Pendingin Vaksin dari IOM

Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Pendingin Vaksin dari IOM

- Senin, 19 April 2021 12:25 WIB
Mtc/ist
Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menerima bantuan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) dari International Organization for Migration (IOM) untuk mendukung program vaksinasi Covid-19. B
MATATELINGA, Lhokseumawe: Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menerima bantuan satu unit pendingin vaksin (TCW3000AC) dari International Organization for Migration (IOM) untuk mendukung program vaksinasi Covid-19. Bantuan tersebut diterima oleh Dinas Kesehatan Pemko Lhokseumawe.

"Terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh IOM kepada Pemko Lhokseumawe," kata kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr. Said Alam Zulfikar, Minggu (18/4).

Menurut IOM, bantuan ini mendapat dukungan pendanaan dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Biro Kependudukan, Pengungsi dan Migrasi (Bureau of Population, Refugees, and Migration).

"Sejauh ini, Pemko Lhokseumawe telah melakukan program vaksinasi untuk para pengungsi. Sementara itu, untuk memastikan keamanan dan efektivitas vaksin, diperlukan sistem rantai dingin (cold chain), atau serangkaian tautan untuk menyimpan vaksin pada kisaran suhu yang tepat. Peralatan rantai dingin sangat penting untuk menjaga kualitas vaksin dari proses pembuatan hingga saat injeksi," ucap Program Koordinator IOM untuk Penanganan Tanggap Darurat Pengungsi, Sonya Syafitri.

Sonya mengatakan bahwa, sejak awal penanganan pengungsi Rohingya di Kota Lhokseuamwe, IOM telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Satgas Covid-19, Dinas Kesehatan serta rumah sakit negeri dan swasata untuk memastikan bahwa pengungsi dan pencari suaka di Lhokseumawe sepenuhnya disertakan dalam tindakan tanggap Covid-19.

"Ini termasuk upaya penjangkauan masyarakat yang ekstensif dan berkelanjutan dengan pengungsi, peningkatan tindakan pencegahan di camp pengungsi," ujarnya.

Sonya menuturkan bahwa, bersama otoritas kesehatan pemerintah kota Lhokseumawe, IOM juga telah memfasilitasi pelacakan kontak, manajemen kasus. Dan terakhir, langkah-langkah kesiapsiagaan lebih lanjut untuk isolasi dan karantina pengungsi di camp beberapa waktu yang lalu.

"Masih dalam semangat hari kesehatan dunia yang jatuh pada 7 April lalu, momen ini juga merupakan saat yang tepat untuk memuji kerja rekan kesehatan kita di Indonesia, yang telah membantu komunitas pengungsi selama pandemi ini," tuturnya.

Sonya menambahkan, untuk menggaungkan kembali dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Misi IOM di Indonesia, mereka semua tahu bahwa tidak ada yang aman sampai semua orang aman, dan ini berarti menjangkau semua anggota masyarakat termasuk mereka yang paling mungkin tertinggal.

"Jadi, lemari pendingin vaksin ini adalah bagian dari kolaborasi berkelanjutan kami dengan otoritas kesehatan dan upaya bersama kami untuk menjangkau semua anggota masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk pengungsi," tambahnya. (*/mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Aceh

Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Kasus Penelantaran Anak, Buron Hampir 11 Bulan Berakhir di Sumut

Aceh

Pendonor Darah Keluhkan Tak Dapat Puding di UTD RSUDYA Tapaktuan, Rumah Sakit Akui Sempat Terkendala Stok

Aceh

Komisi IV DPRK Aceh Selatan Jadwalkan Pemanggilan Plt Direktur RSUD Yuliddin Away soal Rekrutmen PTT

Aceh

Dua Penumpang Selamat, Speed Boat Mati Mesin di Perairan Tapaktuan Dievakuasi Tim SAR

Aceh

Iqbal Muksin dan Carissa Adelia Putri Dinobatkan sebagai Agam Inong Aceh Selatan 2026

Aceh

For-PAS Desak Inspektorat dan BKPSDM Audit Rekrutmen PTT RSUDYA, DPRK Diminta Awasi Proses