MATATELINGA, Meulaboh: Harga gabah di tingkat petani di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tercatat ada kenaikan mencapai Rp7.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp4.800 per kilogram (Kg).Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Barat Safrizal di Meulaboh, Selasa (27/2/2024), dengan menyebutkan "Ada kenaikan harga jual gabah petani mencapai 40 persen, naiknya sekitar Rp2.200 per kilogram."Lanjut Safrizal, naiknya harga jual gabah tersebut disebabkan karena menipisnya stok gabah di tingkat petani, sedangkan permintaan gabah dari pasar mengalami kenaikan sehingga memicu kenaikan harga jual.BACA JUGA:
Pelantikan Anak Cabang IV Aceh Sepakat Bersama Perayaan Israj MirajHal lain yang mempengaruhi kenaikan harga jual gabah yaitu disebabkan naiknya harga jual beras di pasaran, sehingga hal ini memicu kenaikan harga jual gabah di petani.BACA JUGA:
Walikota dr Susanti Gabung PPA-LC: Manifestasi Pemahama Ilmu IkhlasSebut Safrizal lagi, naiknya harga jual gabah sangat disyukuri petani, karena dapat membantu meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat.Namun, pemerintah daerah memperkirakan tingginya harga jual gabah tersebut tidak akan bertahan lama, karena beberapa pekan ke depan akan memasuki musim panen raya padi di Kabupaten Aceh Barat, sehingga stok gabah di tingkat petani semakin banyak."Kalau pun misalkan nanti ada penurunan harga jual gabah, kita harapkan tidak turun drastis," akunya.Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan terus melakukan pemantauan terkait tingginya harga jual gabah di tingkat petani, dengan memastikan ketersediaan beras di pasar sehingga stok kebutuhan pangan masyarakat terjamin dengan baik, dan selalu tersedia, dikutip dari Antara.