MATATELINGA, Takengon : Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah menyoroti sikap PT PLN (Persero) melalui pengelolaan PLTA Peusangan I dan II, yang dinilai belum menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tengah.
Sekretaris GMNI Aceh Tengah, Hamzah, menyampaikan kekecewaannya karena hingga 38 hari pascabencana, pihak PLN PLTA Peusangan dinilai belum terlihat memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak.
Baca Juga: PEP Rantau Field Jaga Tradisi Kemanusiaan, Amanah Donatur Pertamina Tiba di Pesantren Aceh Tamiang