MATATELINGA,Bener Meriah :Akses utama bagi 14 desa di Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, hingga kini belum juga pulih pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu. Hampir lima bulan berlalu, Jembatan Wih Kanis masih dalam kondisi rusak parah tanpa penanganan serius dari pihak terkait.
Kondisi ini memaksa warga mengandalkan jembatan darurat yang dibangun secara swadaya menggunakan bambu. Selain rapuh, jembatan tersebut juga licin dan membahayakan keselamatan pengguna. Bahkan, sejumlah warga dilaporkan telah terjatuh saat melintas.
Baca Juga: Ishak Tewas Ditikam Obeng Runcing