MATATELINGA, Aceh Selatan:Polemik pelayanan di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Kaukus Pemuda Peduli Aceh Selatan (KP2AS) mendesak manajemen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tersebut untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan tenaga medis, sekaligus membenahi sistem pembayaran jasa medis agar lebih transparan dan berbasis kinerja.
Koordinator KP2AS, Rusdiman, menilai kualitas pelayanan di rumah sakit tipe B itu masih belum memenuhi harapan masyarakat. Menurutnya, evaluasi tidak boleh hanya berfokus pada persoalan administratif, tetapi harus menyentuh aspek fundamental pelayanan kesehatan, mulai dari disiplin kerja, profesionalisme, hingga kualitas layanan yang diterima pasien.
"Jika kita jujur, pelayanan di rumah sakit tersebut masih jauh dari kata memuaskan. Karena itu harus dilakukan evaluasi secara maksimal dan diterapkan sistem pembayaran jasa medis berbasis digital berdasarkan pelayanan tenaga medis terhadap pasien," kata Rusdiman, Minggu (28/6/2026).Menurut dia, selama ini perhatian publik lebih banyak tersita pada persoalan keterlambatan pembayaran insentif tenaga medis. Padahal, isu yang tak kalah penting adalah memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan.Rusdiman menegaskan, jangan sampai persoalan keterlambatan pembayaran jasa medis menjadi satu-satunya isu yang diperjuangkan, sementara kualitas pelayanan kepada pasien tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Baca Juga: Pengusaha Aceh Selatan Ujang Kasim Siapkan Rumah Singgah di Medan