MATATELINGA, Aceh Selatan :Menjelang siang, ketika matahari mulai meninggi di langit Tapaktuan, suara klakson sepeda motor Arbaini perlahan memecah keheningan jalan. Di belakang motornya, sebuah etalase sederhana berisi bakso bakar, tahu, tempe, bakwan, sosis, dan telur siap memanjakan lidah pelanggan.Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya jajanan kaki lima. Namun, bagi Arbaini, setiap tusuk yang terjual adalah sumber kehidupan bagi keluarganya.