MATATELINGA, Langsa : Untuk meningkatkan sinergitas dengan masyarakat untuk menolak peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Langsa menggelar Forum Komunikasi Anti Narkoba Berbasis Media Online (FKANBMO), berlangsung di Dapu Kupi Kota Langsa Kamis (15/3/2018).Acara yang bertemakan Peran Awak Media, Netien Blogger sebagai Endorser yang menggiring opini masyarakat untuk menok Narkoba itu, dihadiri puluhan media Online, wilayah tugas Kota LangsaDalam kesempatan itu, Kepala Badan Nakotika Nasional Kota Langsa (BNNK) AKBP Navri Yuleny SH.MH menyampaikan bahwa pembrantasan narkoba tidak mungkin bisa dilakukan oleh pihaknya sendiri, tanpa adanya peran serta dukungan dari masyarakat maupun pihak terkait lainnya."Hari ini kita dapat Sawu Kupi dengan rekan rekan media online, dengan bantuan awak media, publikasi himbauwan tentang bahaya penggunaan narkoba dapat tersebar diseluruh masyarakat, hingga pelosok pedesaan, karna media online lebih cepat menjangkau informasi ke masyarakat, karena sekarang ini zaman teknologi cangih dan moderen," jelasnya.Ditambahkan Novri, bahaya norkoba cukup ganas bagaikan moster pembunuh yang luar biasa dan dapat memangsa siapa saja, termasuk kalangan anak anak yang tak luput dari cengkraman buasnya virus narkoba."Pemberantasan narkoba ini adalah tugas kita bersama dengan masyarakat, serta peran serta orang tua jauh lebih penting, karna dapat langsung memantau prilaku anak anak nya setiap hari dan memberi arahan ke arah yang positif, agar dapat terhindar dari bahayanya pengaruh narkoba tersebut," ujarnya berharap.Hal senada dikatakan Agusni AH selaku wartawan senior yang menjadi pemateri dalam acara tersebut, mengajak semua kalangan untuk mejauhi Narkoba serta dengan tekad kuat untuk menyatakan perang kepada Narkoba, karena narkoba biasa dapat menjerumuskan manusia, dari tindakan yang negatif. "Sebagai Jurnalis, kita juga punya peran yang sangat penting dalam melakukan pemberantasan narkoba tersebut. Tentunya sesuai foksi kita sebagai Jurnalis. Dengan mempublikasi berbagai bentuk himbauan tentang bahayanya penggunaan narkoba itu merupakan langkah penindakan atau pencegahan agar masyarakat tidak terjerumus dalam cengkraman narkoba yang mematikan itu," jelas Hagusni.Namun demikian, sambung Agusni, pembrantasan narkoba itu harus mendapat dukungan dari semua pihak, pasalnya korban narkoba sudah merambah semua lini, tidak saja pada masyarakat biasa, namun juga diduga adanya oknum TNI, oknum Polri, oknum di Legislatif, serta oknum di Pemerintah Daerah, bahkan juga menimpah oknum - oknum wartawa."Apa lagi saat ini pemasokan narkoa ke Indonedia dari luar negeri sudah cukup luar bisa jumlahnya. Sehingga kindisi tersebut membuat angka pengguna narkoba sudah mencapai jutaan jiwa. Jika ini tidak cepat dihentikan, tentu dampaknya dapat menghancurkan generasi penerus bangsa dan generasi akan datang. Untuk itu mari bentuk barisan, saling bergenggaman tangan dalam memberantas Narkoba ini," ujarnya mengakhiri. Disela kegiatan tersebut, Kepala BNNK Langsa AKBP Navri Yuleny SH.MH menganjurkan semua wartawan yang hadir, agar melakukan tes Urine, guna pencegahan tentang bahaya narkoba tersebut.(Mtc/tris/Roby Sinaga).