MATATELINGA, Aceh: Provinsi Aceh kembali diguncang gempabumi, Rabu (21/11/2018) malam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa tersebut terjadi sebanyak dua kali, dengan kekuatan M=4.4 SR dan M=5.2 SR.Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Edison Kurniawan menyampaikan, gempabumi pertama terjadi Kabupaten Simeulue dengan kekuatan M=4.4 SR, pada pukul 21.38 WIB. Gempa ini terjadi dengan koordinat episenter pada 2,35 LU dan 96,29 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah Tenggara Kabupaten Simeulue, Aceh pada kedalaman 16 km.Edison menjelaskan, ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia."Zona ini dimulai dari lepas pantai di sebelah barat Sumatra hingga terus menukik ke arah timur hingga ke bawah daratan pulau Sumatera," jelasnya.Sementara itu, lanjut Edison, gempabumi kedua terjadi di Kabupaten Aceh Besar dengan kekuatan M=5.2 SR pada pukul 22.49 WIB. Gempa ini terjadi dengan koordinat episenter pada 4.90 LU dan 94.62 BT, atau tepatnya berlokasi di 113 Km Barat Daya Kabupaten Aceh Besar, pada kedalaman 10 Km, yang dirasakan hingga Banda Aceh."Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.