MATATELINGA, Lhoksukon: Warga Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dikejutkan dengan ditemukan Zakari Muhammad ,57, ditemukan dalam posisi meninggal dunia di sebuah kebun di kampungnya, Minggu (11/8/2019).[adx]Informasi dikumpulkan Wartawan dilapangan menyebutkan, di bagian kepala korban terdapat luka dan mengeluarkan darah, yang diduga akibat terbentur benda keras saat korban terjatuh sebelum ditemukan meninggal dunia.Meski demikian belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian daerah setempat, apakah korban meninggal secara wajar atau tidak.Kepala Polisi Sektor Langkahan Ipda Samsul Bahri belum berhasil dihubungi melalui handphone selularnya.Ketua Siaga Bencana Buket Linteung, Muktar dihubungi di Aceh Utara, Senin (12/8/2019) mengatakan, jasad almarhum ditemukan oleh warga setempat di semak- semak sekitar pukul 20.57 WIB."Kejadian ini pertama kali diketahui saat istri korban melaporkan bahwa almarhum tidak pulang- pulang setelah pergi untuk mengambil ternaknya di kebun," sebutnya seperti dilansir Antara.[adx]Pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab pasti meninggalnya almarhum, karena kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.Dijelaskan, kejadian ini berawal saat korban pergi ke kebun pada Minggu petang, untuk mengambil sapi yang sebelumnya diikat di lokasi tersebut, dengan jarak sekitar 500 meter dari rumahnya.Karena sudah malam tetapi tak kunjung pulang ke rumah, istrinya kemudian mencari keberadaan almarhum ke kebunnya. Karena tidak didapati, maka kejadian ini dilaporkan ke warga lainnya di gampong setempat.Sejumlah masyarakat berinisiatif melakukan pencarian terhadap korban, namun betapa terkejut ketika almarhum ditemukan dalam posisi tertelungkup di semak-semak sebuah kebun dalam keadaan meninggal dunia.Jasad almarhum Zakaria Muhammad ditemukan tidak jauh dari lokasi korban mengikat ternaknya.Kejadian itu langsung diberitahukan ke pihak kepolisian setempat. Selanjutnya di lokasi kejadian diPolice line. Jasad almarhum kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk divisum.