MATATELINGA, Tapktuan: Dua orang mahasiaswa Universitas Sumatera Utara (USU), dikabarkan mengalami nasib naas, sekira pukul 9.45 WIB Jumat (23/08/2019) tenggelam terseret gelombang di Aceh Selatan.[adx]Salah seorang rekannya Erwin,pada Wartawan mengatakan, kejadian ini sekira pukul 9.45 WIB pada tempat pariwisata Tapak Wisata yaitu "Tuan Tapa", bertepatan pada kawasan Desa Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan.Korban yang terseret arus gelombang pasang masing-masing,diantaranya Antoni Marbun ,22,warga Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Kab. Humbang Hasundutan, Prov.Sumatera Utara.Kemudian Bonano Yogi Napitupulu ,21,warga Desa Wai Mhohorock, Kec. Abepura, Kota Jayapura, prov. Papua. Mereka sedang melihat Tapak Tuan Tapa dilereng gunung lampu bertepatan di pinggir laut, keduanya mahasisiswa USU Medan.Namun tak berapa lama korban berada disitu, dengan tiba-tiba datang gelombang laut yang begitu besar dan langsung menyeret dua korban tersebut, kemudian dua kawannya berhasil menyelamatkan diri.[adx]Setelah kejadian itu, teman korban melaporkan kepada warga sekitar tempat kejadian, dan warga berhamburan kelokasi dan melaporkan kepihak terkait yakni, Kepolisian, Tim SAR dan BPBD Aceh Selatan.Pada saat itu juga tim gabungan menerjunkan dua unit perahu karet Tim SAR dan BPBD, untuk melakukan pencaharian korban. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan satu orang jasad korban dalam kondisi telungkup dan tidak bernyawa lagi, yaitu Antoni Marbun.Pencaharian itu berakhir pukul 12.00 WIB karena memasuki waktu Shalat Jumat, dan pukul 14.00 WIB akan dilakukan pencaharian lagi untuk satu orang lagi belum ditemukan, kata nggota Tim gabungan, SAR, BPBD dan Polisi Polres Aceh Selatan.Sambung Erwin, mereka ke Tapaktuan khusus untuk wisata,diakhir penjelasannya, seperti dikutip di realitas.