MATATELINGA, Aceh Tengah: Sebuah bom mortil disenyalir sisa peninggal perangan Kemerdekaan, ditemui Warga Marpunge, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues, Aceh Tengah di aliran sungai desa setempat, Jumat kemarin. Bom jenis mortil pelontar diperkirakan memiliki berat satu kilogram dengan panjang 30 sentimeter itu sebelumnya sempat di amankan warga disebuah kandang ayam. Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan kepada Wartawan menyebutkan, penemuan bom diperkirakan peninggalan masa perang yang dilaporkan oleh dua warga desa Marpunge tersebut telah di amankan tim Jihandak Brimob Polda Aceh. Penemuan bom tersebut berawal dari laporkan warga desa Marpunge. Dimana dalam keterangan mereka kepada petugas kepolisian Polsek Putri Betung , bom itu ditemukan oleh dua warga di aliran sungai desa setempat. "Sebenarnya penemuan bom itu sudah dua hari lalu. Bomnya sempat di amankan warga disebuah kandang ayam dan selanjutnya dilaporkan kepada kami," sebutnya, Sabtu (7/12/2019). Tambah Rudi, setelah mendapatkan laporan penemuan tersebut, pihaknya langsung turun ke TKP., untuk memastikan itu merupakan bahan jenis peledak dan kordinasi dengan tim Jihandak Brimob Polda Aceh. "Diperkirakan bom tersebut merupakan bom peninggalan sisa masa perang kemerdekaan dulu, dan saat ini sudah di amankan tim Jihandak," akunya. Kapolres Gayo itu mengimbau kepada masyarakat agar bila menemukan benda yang mecurigakan seperti jenis bahan peledak maupun senjata api yang diperkirakan itu membahayakan, agar segera melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat dan tidak mengambil kesimpulan untuk mengotangatiknya, karena bisa mengamcam jiwa serta keselamatan, sebutnya.