MATATELINGA, Aceh Tamiang : Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menerima bantuan paket sembako dari Tim Gugus Tugas Pemerintah Provinsi Aceh. Bantuan paket sembako tersebut diterima secara simbolik oleh Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn dari Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Aceh, Devi Riansyah, AKS, M.Si berlangsung di serambi kantor Bupati di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (21/04/20).Sebelumnya paket bantuan dari Pemerintah Aceh untuk disalurkan kepada masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak Covid-19, dibawa melalui jalan darat dengan menggunakan Truk milik Brimob Aceh, didampingi beberapa dinas terkait diantaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan Dinas Perhubungan dan Kesbangpol Aceh.Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil usai menerima paket bantuan sembako tersebut menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi Aceh, khususnya Gubernur Aceh yang telah mengirimkan Tim Gugus Tugas Aceh yang telah mengirimkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Penerima bantuan sebanyak 1813 KK ini sudah ada nama-namanya. Jika nanti masih ada masyarakat yang terdampak Covid-19 namun belum mendapatkan bantuan, dapat melaporkannya kepada Datok di Kampung, ujar MursilPemerintah Aceh Tamiang sendiri sebelumnya telah melakukan beberapa langkah untuk membantu masyarakat yaitu berupa sumbangan dari para ASN yang menyisihkan 5% dari TPPnya, demikian juga dari APBD yang saat ini tengah disusun agar tidak terjadi tumpah tindih” kata Bupati Mursil"Saya juga sangat berterima kasih Kepada Dinas Kesehatan Aceh yang telah memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri(APD) dan Rapid Test kepada Pemkab Aceh Tamiang, mengingat betapa perlunya para Tenaga Medis terhadap peralatan tersebut dalam penangan Covid-19 ini ", ujarnya lagi.[br]Mursil juga menjelaskan, Pemkab Aceh Tamiang sangat menjaga jalur darat, mengingat Aceh Tamiang merupakan pintu Gerbang Aceh. Sementara untuk posko Covid-19, sengaja dibuat dan diletakkan tepat di Terminal Bus Kota Kualasimpang, dengan tujuan menjaga jalur keluar masuknya masyarakat dari luar daerah bahkan luar negeri, ungkapnya Selain itu, ucapan Terima kasih juga kepada Dinas Perhubungan Aceh yang telah mengirimkan personilnya untuk ditempatkan di Terminal Kota Kualasimpang untuk membantu menjaga perbatasan dan melakukan pemeriksaan pada masyarakat yang dicurigai saja dengan menggunakan Rapit Test yang telah diberikan, kata Mursil Bupati Aceh Tamiang "Saya mengharapkan dukungan penuh terus berlanjut dari Pemerintah Aceh, sebab, tak satupun yang tahu, kapan pandemi Covid-19 ini berakhir ", tutupnyaSementara itu, Devi Riansyah, AKS, M.Si yang datang mewakili Tim gugus tugas dan juga Kadis Sosial Provinsi Aceh, usai menyerahkan bantuan menyampaikan bahwa dirinya mewakili Kepala Dinsos Aceh yang berhalangan hadir. Karena menurutnya, dihari yang sama Pemerintah Aceh juga menyerahkan bantuan sekaligus di 3 (tiga) Kabupaten/Kota yakni Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Kota Langsa, sehingga seluruh rombongan terbagi dalam tiga tim yang nanti akan berkumpul di Kota Langsa, ungkapnya Terkait bantuan dari Provinsi yang dibawanya, menurut Devi Riansyah, bantuan sembako tersebut akan diserahkan kepada 1813 (seribu delapan ratus tiga belas ) Kepala Keluarga yang telah terdata. "Jadi bantuan tersebut bukan untuk penerima bantuan manfaat BPNT dan PKH. Dan juga bukan untuk penerima dari keluarga PNS, TNI, POLRI atau Aparat Pemerintahan Gampong dan Pensiunan,"terangnyaLebih jauh terang Devi, paket bantuan sembako yang disalurkan kepada masyarakat berupa Gula Pasir sebanyak 2 kg, Minyak Goreng 2 Liter, Sarden isi 425 Gr 4 Kaleng, Mie Instan Dus isi 40 sebanyak 1 Dus, Beras kualitas Medium sebanyak 10 kg.“Untuk beras yang disalurkan, bukanlah beras Bulog, tetapi beras yang dibeli dari petani di Aceh dengan kualiitas medium. Provinsi Aceh membutuhkan 600 ton untuk dibagikan kepada 23 Kabupaten/Kota. Dan Kabupaten Aceh Tamiang sendiri disalurkan 18 ton beras ” terang Devi.Devi berharap, bantuan tersebut dapat langsung sampai didepan pintu rumah masyarakat yang terdampak Covid-19. Karena dibantu oleh pilar-pilar yang ada di Kampung-kampung dalam Kabupaten Aceh Tamiang, tutupnya. (Mtc /Tarmizi)