MATATELINGA, Kualasimpang: Sebnayak empat pasien PDP yang mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, kembali dibawa (dirujuk) ke RSUZA Banda Aceh,Jumat(24/4/2020)Adapun empat pasien yang dirujuk itu terdiri dari dua pasien dari Kecamatan Rantau dan masing-masing seorang pasien dari Kecamatan Seruway dan Tamiang Hulu, Informasi diperoleh dilapangan.Selain itu berdasarkan informasi di peroleh wartawan di Bagian Humas Setdakab Aceh Tamiang ,Jumat(24/4/202) perkembangan data sebaran ODP, PDP dan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang yang di sampaikan oleh Tim Kesehatan Gugus Tugas Aceh Tamiang mengalami peningkatan jumlah status.Dr. Hardekky selaku tim informasi dari Dinas Kesehatan menerangkan bahwa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai hari ini berjumlah 13 orang, sedangkan untuk orang yang selesai pemantauan berjumlah 78 orang, dan hasil dari pemeriksaan melalui alat Rapid Tes yang dilakukan 5 orang dinyatakan positif.Dekky menambahkan sebaran 13 ODP di beberapa Kecamatan antara lain, untuk Kecamatan Kota Kualasimpang, Karang Baru dan Bandar Pusaka masing â€" masing 1 ODP, Kecamatan Kejuruan Muda dan Manyak Payed masing â€" masing 2 ODP, dan 3 ODP terdapat di Kecamatan Sekerak serta 3 ODP di Kecamatan Rantau.Selanjutnya informasi jumlah PDP yang dirujuk di dapat melalui keterangan Direktur RSUD Aceh Tamiang Dr. T. Dedy Syah, sebanyak 6 PDP telah dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan.1 PDP sebelumnya sudah di rujuk ke RS Cut Mutia Lhokseumawe dengan hasil rapid tes negatif dan 1 PDP dengan rapid tes positif di rujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh, Sedangkan 4 pasien lainnya hari ini telah diberangkatkan sekira pukul 12.30 wib untuk dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin yang mana ke empat PDP tersebut hasil Rapid Tesnya positif.Adapun sebaran Kecamatan untuk 6 PDP yang telah dirujuk yaitu : Kecamatan Seruway 1 PDP, Kecamatan Rantau 2 PDP, Kecamatan Tamiang Hulu 1 PDP, Kecamatan Bandar Pusaka 2 PDP.Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat agar di Bulan Ramadhan ini dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona dengan langkah-langkah yang sudah dianjurkan Pemerintah dan Ulama, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.