MATATELINGA, Jakarta: Ternyata memarkirkan kendaraan kendaraan di sebuah gedung memiliki aturan tersendiri yang harus dipatuhi agar tidak menimbulkan resiko yang cukup besar bagi setiap pengguna kendaraan.
Selama ini kita tahu parkir kendaraan cuma temukan area kosong, tarik tiket, dan tinggalkan kendaraan. Namun di balik kesederhanaan itu, tersembunyi sejumlah risiko yang kerap diabaikan, mulai dari tarif yang membengkak, kehilangan barang, hingga kerusakan kendaraan akibat parkir di lokasi yang tidak layak.
Kasus viral tagihan parkir hingga ratusan ribu rupiah di salah satu lokasi parkir belum lama ini, menjadi pengingat nyata bahwa kesadaran terhadap sistem parkir sangatlah penting.
"Banyak orang tidak menyadari bahwa perlindungan konsumen di area parkir juga membutuhkan peran aktif dari pengguna. Dari membaca tarif, menyimpan bukti transaksi, hingga mengetahui jalur pengaduan saat menghadapi masalah," ujar Charles Oentomo, Presiden Direktur Centrepark melalui keterangan persnya, Senin (7/7/2025).
Baca Juga: Ini Fasilitas Uji Kendaraan Berstandar Internasional di Bangun Jawa Barat Bos perusahaan pengelola parkir modern di berbagai kota besar Indonesia mengungkap enam kesalahan yang sering dilakukan pengguna kendaraan, namun bisa berujung pada kerugian waktu, uang, bahkan rasa aman. Berikut daftarnya:
1. Langsung Masuk Tanpa Cek Tarif
Meski terkesan sederhana, ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan. Banyak pengendara terburu-buru menarik tiket tanpa memperhatikan papan informasi tarif yang tersedia di pintu masuk. Padahal, setiap lokasi dapat menerapkan skema tarif berbeda, mulai dari flat rate, tarif progresif per jam, hingga tarif khusus akhir pekan.
"Biasakan cek papan tarif sebelum masuk. Kalau ragu, tanya petugas atau tekan tombol bantuan. Kejelasan informasi tarif yang terpampang di pintu masuk juga menjadi indikator penting bagi pengguna dalam memilih lokasi parkir yang aman. Selain bentuk transparansi, juga perlindungan bagi konsumen dari potensi tagihan yang tidak wajar." ujarnya.
2. Parkir di Sembarang Area
Tergesa-gesa cari slot kosong kadang membuat pengendara asal berhenti di tempat yang dianggap "masih bisa". Padahal, marka parkir bukan hiasan. Menyalahi marka dapat membuat kendaraan Anda sulit dilacak jika terjadi hal yang tak diinginkan, atau justru mengganggu kendaraan lain dan menimbulkan gesekan kecil, baik secara fisik maupun emosional.
"Parkir yang rapi dan sesuai marka bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut efisiensi ruang, keamanan kendaraan, dan kemudahan dalam sistem pemantauan," ujar Charles.
3. Tak Tahu Harus Komplain ke Mana