MATATELINGA, Washington: Para pejabat AS menegaskan bahwa mobil listrik asal China tersebut tidak akan diizinkan masuk ke pasar AS, menunjukkan sikap keras pemerintahan Trump terhadap produk otomotif buatan China yang dianggap dapat mengancam industri kendaraan listrik domestik dan keamanan ekonomi nasional.
Pejabat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa Kanada akan menyesali keputusannya mengizinkan impor hingga 49 ribu unit mobil listrik (EV) buatan China. Pernyataan pada Jumat (16/1/2026) tersebut, menandakan ketegangan perdagangan baru antara Washington dan Ottawa terkait kebijakan industri kendaraan energi baru.
Baca Juga: Pemerintahan Trump Akan Keluar Dari Puluhan Organisasi Internasional, Termasuk Badan Kependudukan PBB Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, menyampaikan peringatan keras kepada Kanada terkait keputusan membuka pasar bagi mobil listrik buatan China, dalam sebuah acara bersama pejabat pemerintah AS di pabrik Ford, Ohio, pada Jumat (16/1/2026). Acara tersebut digelar untuk mempromosikan upaya pemerintahan Trump menjadikan kendaraan listrik lebih terjangkau dan berdaya saing tinggi di dalam negeri.