MATATELINGA, Asahan:Dalam waktu tiga hari mulai Jum’at20 Nopemebr 2020 dan Minggu 22 Nopember 2020 , tim pemenangan Surya Taufik (ST20) telah melasanakan khitanan massal sebanyak 48 orang yang dilaksanakan di dua tempat yang berbeda.
Khitanan massal ST20 merupakan bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat khususnya warga masyarakat dari kalangan yatim piatu dan anak dari keluarga kurang mampu, dan khitannan massal yang dilaksanakan ST20 juga tidak memungut biaya apapun dan tim pemenangan dan relawan ST20 juga memberikan bantuan uang pengganti membeli vitamin serta masing masing peserta khitan mendapatkan satu lembar sarung.
Keterangan Mahendra Sitorus salah satu penggagas khitanan massal di wilayah Kisaran Barat mengatakansebagai salah satu ajaran yang telah diterapkan dalam Islam, baik bagi laki-laki maupun perempuan, khitan memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi kepentingan syiar Islam, sebabkhitan bertujuan untuk kesehatan jasmani dan rohani selain itukhitan juga dianggap sebagai salah satu media penyucian diri dan bukti ketundukan seseorang kepada ajaran agamanya.
Rasulullah SAW bersabda, “Kesucian (fitrah) itu ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis, dan memotong kuku dan melalui khitan, seorang anak sejak dini diajarkan mengenai pentingnya kesehatan dan kebersihan badan, terutama alat kelaminnya.Bagi laki-laki, khitan berfungsi untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah, khususnya yang berkaitan dengan kotoran air kencing, dan dilihat dari sudut pandang medis, seperti yang diungkapkan para ahli kedokteran.Khitan mempunyai faedah bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan bau yang tidak sedap, dan pada kesempatan kali ini tim pemenangan ST20 melaksanakan khitanan massal bagi 33orang anak usia 8 tahun hingga 11 tahun dari kalangan anak yatim dan anak anak keluarga kurang mampu, semoga dengan dikhitankannya anak anak ini nantinya akan menjadi anak yanh sholeh dan dapat berguna bagi orang tua maupun bangsanya, dan acara sunat massal tersebut juga dihadiri oleh H.Surya BSc selaku calon bupati Asahan,ungkap Mahendra Sitorus.
[br]
Sementara keterangan ketua DPC Pejuang Milinial Kabupaten Asahan Sandy Pradana dalam keterangan saat melaksanakan kegiatan sunat massal untuk 15 orang anak usia antara 8 tahun hinnga 12 tahun anak anak warga kecamatan Rawang Panca Arga, dan pelaksanaan sunatan massal terhadap 15 orang tersebut dilaksanakan oleh tim medis yang sengaja diundangDPC Pejuang Millineal Kabupaten Asahan tang merupakan bagian dari tim sukses pemenangan Surya Taufik .
Sunatan massal ini dilaksanaan tetap mengacu pada protokoler kesehatan dan kami juga senantiasa mematuhi aturan kesehatan terlebih dalam masa pandemi wabah covid 19, dan dalam acara sunatan massal ini juga turut hadir dewan pembina Pejuang Millenial Asahan (PMA) H.Surya BSc beserta unsur tim pemenangan Surya Taufik, acara sunat massal tersebut dilaksanakan posko Pejuang Millineal Asahan (PMA) desa pasar V kecamatan Rawang Panca Arga, selain melaksanakan khitanan panitia juga memberikan bingkisan berupa sarung serta uang pengganti transport bagi para peserta khitan.
Sandy Pradana berharap dengan telah dilaksanakan kkhitan massal ini, semoga adik adik yang telah melaksanakan khitan ini kelak menjadi anak yang sholeh serta ber bhakti kepada orang tua dan berguna bagi agamanya maupun bangsa dan negara, pungkasnya (ben)