MATATELINGA,Mandailing Natal :Sebuah bangunan yang berdiri kokoh di belakang Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal menjadi sorotan masyarakat. Gedung yang tampak mangkrak itu sudah bertahun-tahun tak difungsikan, membuat warga menjulukinya sebagai "gedung hantu".
Bangunan yang dibiarkan kosong itu memunculkan pertanyaan serius soal manajemen aset daerah. Ketua Gerakan Pantau Keuangan Negara (GPKN), Muhammad Rezki Lubis, mengecam kondisi tersebut sebagai bentuk kelalaian serius birokrasi dalam mengelola dana publik.
"Ini bukan sekadar soal bangunan kosong. Ini adalah cerminan sistem yang rusak. Ratusan juta mungkin telah digelontorkan, tapi yang tersisa hanya tembok kusam dan rumput liar. Kami minta Inspektorat dan BPK turun tangan!" tegas Rezki dalam keterangannya kepada jurnalis.
Baca Juga: Pondasi Utama Madina, Investasi Infrastruktur, Pertanian, Pendidikan dan Kesehatan Bangunan yang letaknya hanya beberapa meter dari pusat pemerintahan itu justru tidak memiliki kejelasan status. Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata, Sukur Soripada, mengaku tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas gedung tersebut.