"Apel ini merupakan langkah penting, sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung sebelum Operasi Patuh Toba 2025 dimulai," ujar AKBP Aditya.
Dijelaskan, berdasarkan data Ditlantas Polda Sumut, sepanjang tahun 2025 terjadi 319.167 pelanggaran lalu lintas, dengan 6.850 kasus kecelakaan mengakibatkan 1.580 korban meninggal dunia. Serta kerugian material mencapai lebih dari Rp22,9 miliar.
"Data ini, menjadi dasar pentingnya peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, dalam berlalu lintas", ujarnya.
Baca Juga: Wabup Hadiri HUT ke-120 HKBP Tornagodang Dalam operasi tahun ini, sebanyak 1.549 personel akan dikerahkan, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.449 personel dari Satgas Polres jajaran Polda Sumatera Utara.
"Tujuan dari operasi ini tidak hanya untuk menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama," tambah Kapolres mengutip amanat tertulis Kapolda.
Kapolres menekankan, pentingnya profesionalisme dan pendekatan humanis kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi.
"Jaga integritas, hindari segala bentuk pelanggaran, dan jadilah teladan sebagai insan Bhayangkara yang Presisi. Bangun sinergi dengan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya," pesannya.