"Ormas-ormas kepemudaan dan semua organisasi yang ada di Belawan harus bahu membahu membina generasi muda. Ini tanggung jawab kita bersama," tambahnya.
Di sisi lain, Zulham mendesak pemerintah, dalam hal ini Kecamatan Medan Belawan dan pihak kepolisian, untuk bersikap tegas terhadap pelaku tawuran. Ia menilai bahwa pembinaan dan tindakan tegas harus berjalan seiring agar ada efek jera bagi pelaku serta pencegahan bagi yang lain.
"Sudah saatnya aparat bertindak tegas terhadap pelaku tawuran. Jangan dibiarkan tumbuh menjadi budaya kekerasan. Ini menyangkut masa depan generasi kita," ujarnya.
Baca Juga: Turnamen Gokart “Fitsen” Ketiga Digelar di Medan, Dorong Semangat Pebalap Muda Belawan selama ini dikenal sebagai wilayah pesisir yang kompleks, dengan dinamika sosial yang tinggi. Namun, maraknya aksi tawuran antar-remaja dan kenakalan lainnya telah mencoreng wajah kawasan tersebut, bahkan mengganggu keamanan warga.
Zulham berharap seluruh pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, ormas, hingga pemerintah, mau duduk bersama dan menyusun strategi kolaboratif untuk menyelamatkan generasi muda Belawan dari kehancuran moral dan sosial.