Ditambahkan, perolehan PAD dari retribusi sampah harus dimaksimalkan. Karena untuk biaya pengelolaan sampah tidak sebanding dengan perolehan PAD. Sehingga Pemko Medan harus mengeluarkan anggaran besar untuk prngelolaan kebersihan. Pada hal apabila pengelolan kebersihan dan sampah dikelola dengan profesional akan menghasilkan uang lebih besar," ujar Datuk.
Menurutnya, akibat pelayanan yang tidak maksimal lah maka banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. "Ketersedian sarana dan prasarana yang minim maka sampah tetap menjadi masalah besar," sebutnya. (lamru)
Baca Juga: Rico Waas Komitmen Berantas Narkoba, BNN Kota Medan Segera Dibentuk