"Keluarga dan lingkungan dapat memengaruhi perilaku anak. Media sosial juga memiliki dampak negatif yang dapat ditiru oleh anak. Anak dengan keluarga tidak harmonis berpotensi besar untuk mengakibatkan perubahan negatif bagi anak," sebut Jeremi Butarbutar.
Dirinya menambahkan bahwa saat ini angka kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Toba terus meningkat. Karena itu Kejaksaan Negeri Kabupaten Toba berupaya untuk menurunkan grafik tindak kekerasan kepada anak secara dini. Salah satu cara adalah dengan berkontribusi memberikan sosialisasi sadarhukum.
Baca Juga: Amanat Wakil Bupati Toba : 'Tetaplah Berada di Tengah Masyarakat'