"Dana rekening penyusutan alsintan tidak boleh disalahgunakan agar dapar digunakan kembali untuk pembelian traktor baru atau kebutuhan alat lainnya," tambah Idha.
Pihaknya, sambung Idha, sudah memberikan sejumlah pelatihan kepada para personel BP sebagai slah satu upaya penguatan kapasitas kelembagaan sehingga BP bisa beroperasional secara profesional.
"Pelatihan seperti pencatatan keuangan, pengunaan alsintan, perbaikan alsintan, dan analisa usaha tani sudah diberikan kepada para personel BP sebagai bentuk penguatan kapasitas kelembagaan," imbuh Idha.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap mengatakan perkembangan kegiatan BP di Kabupaten Serdang Bedagai sudah sangat baik, ini disebabkan dari kerjasama antara Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Serdang Bedagai, Babinsa, penyuluh serta Brigade Pangan.
"Pelaksanaa kegiatan BP di Serdang Bedagai, termasuk tantangan dan capaian yang telah diraih oleh tim di lapangan," ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dandim 0204 Deli Serdang, Letkol Arh Agung Pujiantoro, S.H yang menegaskan memberikan dukungan penuh untuk terlaksananya program Brigade Pangan serta kesiapan untuk terus bersinergi dalam percepatan program ketahanan pangan.
Selain itu, kegiatan ini dihadiri juga oleh Staf ahli Bidang Perekonomian, Pembanguan dan Keuangan, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Andarias Ginting, Kepala Dinas Pertanian Serdang Bedagai, penyuluh, Babinsa, LO dari Polbangtan Medan dan mahasiswa Polbangtan Medan.