Namun lanjut Sekda, sebagai Abdi Negara harus memiliki sikap patuh dan loyal kepada atasan/pimpinan. Mengingat hal itu merupakan faktor penting dalam menjalani tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Bahkan ia menyebutkan hal itu sebanyak tiga kali, dan kemudian yang keempat kecerdasan.
"Ingatlah bahwa jabatan adalah sebuah amanah. Dan amanah itu adalah satu ujian. Ia akan menuntut integritas, kejujuran dan keberanian. Dan tentu kita di sini dari berbagai kabupaten/kota, maupun yang dari provinsi, adalah satu payung besar Sumatera Utara, dengan visi misi Kolaborasi Sumut Berkah, Menuju Sumatera Utara Ungggul, Maju dan Berkelanjutan. Inilah koridor pekerjaan yang harus kita laksanalan," jelas Sekdaprov.
Baca Juga: Dirut Pelindo Tekankan Pentingnya Komunikasi untuk Jaga Reputasi Perusahaan Kepada 78 peserta yang mengikuti apel tersebut, Sekda juga mengingatkan agar para CPNS yang akan memasuki dunia kerja sebagai Abdi Negara nantinya, bisa memegang teguh kehormatan sebagai ASN, menjaga integritas agar tidak ternoda oleh kepentingan sempit.
"Ingatlah bahwa setiap tindakam kita mencerminkan wajah pemerintah. Jadi sekarang ini jangan macam-macam. Bekerjalah profesional, ikhlas dan jujur. Berikan yang terbaik dalam setiap tugas, jaga integritas, patuhi aturan, jauhi korupsi dan jadilah teladan. Serta jadilah solusi dalam setiap keadaan atau masalah. Terakhir, bangun kekompakan dan semangat Kolaborasi," jelasnya.
Usai memimpin apel, Sekdaprov memimpin prosesi menyalakan api unggun yang disimbolkan sebagai semangat pengabdian, kekuatan, kebenaran, keberanian dan tekad yang kuat. Penutupan Latsar tersebut setelah para peserta dari pemerintah provinsi dan berbagai kabupaten/kota di Sumut mengikuti pelatihan selama tiga bulan di komplek BPSDM Sumut.**