MATATELINGA, Simalungun : Pembangunan perkerasan Jalan perladangan kampung Tempel Nagori si godang barat asal bahkan tidak sesuai dengan kepuasan warga diduga pangulu sigodang barat berdalih untuk meraup keuntungan besar.Hal ini mencuat saat tim investigasi beserta pihak media turun kelokasi pengerjaan Jumat (15/08/2025) sekitar pukul 11.00 WIB
Dana desa tahun anggaran 2025 sebesar Rp 51.508.200 . (Lima puluh satu juta lima ratus delapan ribu dua ratus rupiah ) Volume pekerjaan 3Mx100 M dalam hasil investigasi dilapangan tidak sesuai dgn aturan pembangunan telport .
Baca Juga: Semarak Hut RI, Ratusan Warga Sidorame Barat 1 Ikut Jalan Sehat Sebagaimana ketentuan pembuatan pengkerasan jalan,
Pembuatan perkerasan jalan tersebut pengadaan baru yang terlalu kecil dan tidak memiliki bahu jalan .
Salah seorang warga sekitar angkat bicara yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa pembangunan pengkerasan jalan tersebut di Subkan atau diborong kan dan jalan tersebut tidak digilas , adapun penggelapan dilakukan dengan menggunakan mobil maju mundur, hal seperti ini sangat mengakibatkan kerugian Negara dan berpaling membuat keuntungan besar bagi pengguna anggaran atau kepala desa Nagori si godang barat kecamatan pane kabupaten Simalungun.
Untuk ini kami minta kepada inspektorat Simalungun supaya monitoring kelokasi dengan jelas dan kami juga dari tim pemerhati akan membuat laporan resmi ke APH yang berhak untuk menanganinya.
Baca Juga: Warga Jalan Madrasah Tolak Perpanjangan Kontrak Tower Dalam rangka perbuatan pengecilan batu tidak digilas dgn walas dan jalan tidak memiliki bahu jalan hanya ditaburi dgn tanah kuning bukan pasir gunung makan sangat besar indikasi korupsi yg dilakukan kepala desa selalu pengguna anggaran
Pangulu sigodang barat saat dikonfirmasi tidak berhasil bahkan tidak ditemui dilokasi pengerjaan sehingga berita naik ke meja redaksi