" Kami tidak tahu kemana malam ini harus tidur.Dulu mau sederasnya apa pun hujannya rumahku tidak pernah tergenang, tapi sejak ada pembetonan jalan justru ini membuat kami menderita ," keluhnya.
Dari keterangan warga bahwa pembetonan jalan dilakukan pada bulan Agustus, tapi drainase tidak dibenahi.
Baca Juga: DPRD Medan Lakukan Kunker ke Podomoro City Deli Medan " Bulan kemarinlah jalan ini dibeton, bukan dibuat dahulu drainase.Ya, sekarang lihat kami jadi korban banjir.Ini namanya pembangunan kami jadi korban ," kata warga lainya.
Usai meninjau dan mendegarkan keluhan warga, Lailatul Badri dalam hal ini mengkritisi pihak Pemko Medan yang terkesan abai karena tidak melakukan langkah kordinasi dengan warga.
" Kita sudah mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan warga.Dimana, lingkungan mereka selama ini tidak pernah banjir, tapi kali ini harus mengalami musibah banjir hingga membuat mereka bigung untuk tidur ," kata anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan.