"Sebelumnya tali asih dari Pemko Medan tidak pernah selama ini. Biasanya tali asih dari Pemko Medan itu akan dibagikan setelah beberapa hari setelah bonus PON Sumut dibagikan. Tapi kali ini berbeda, kami tentu sangat kecewa," tegasnya.
Aldila mengakui situasi ini akan menimbulkan dampak negatif yang sangat besar terhadap perkembangan prestasi olahraga di Medan. "Kemungkinan atlet akan berpindah daerah karena merasa tidak dihargai di daerah sendiri," ungkapnya.
Sementara itu, Kadispora Kota Medan Tengku Chairuniza mengakui adanya kendala sehingga pembagian tali asih atlet peraih medali PON 2024 diundur. Namun, dia berjanji bahwa tali asih itu akan dibagikan pada triwulan keempat tahun 2025.
"Nanti rencananya kita bagikan di triwulan keempat. Mungkin bulan Oktober atau November. Kami berharap agar atlet bersabar," tutupnya.
Diketahui, pada PON 2024 lalu, atlet asal Kota Medan berhasil mengumpulkan 50 emas, 31 perak, dan 67 perunggu. Atlet Medan merupakan tulang punggung yang membawa Kontingen Sumut finis di posisi empat dengan raihan 79 emas, 59 perak, dan 116 perunggu.