Rahmad Hidayat Munthe selaku Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Cabang Medan yang didampinggi Kahirul Manurung, dan Ilham Panggabean dan Alfarizi Kurniawan saat itu mempertanyakan persoalan Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) di wilayah Terjun yang sangat masih merupakan persoalan kompleks yang belum dapat teratasi.
Menurut, Paul bahwa persoalan TPA dikawasan Terjun tersebut untuk saat ini diperlukan solusi cepat sehingga tidak terus terjadi penumpukan.
" Tempat Pembuangan Akhir dikawasan Terjun tersebut saat ini memang diperlukan solusi cepat untuk mengurai sampah tersebut.Berbagai tahapan kerjasama telah dilakukan Pemko Medan, tapi kita tidak mengetahui apa yang menjadi kendala ," kata Paul yang saat itu turut didampinggi anggota Komisi 4 Jusup Ginting Suka, Lailatul Badri, Zulham Effendi, dan Datuk Iskandar Muda.
Baca Juga: Lailatul Badri "Gebrak" Meja kepada Affan Affandi Namun, kata politisi PDI Perjuangan tersebut untuk mengatasi berbagai permasalah sampah diperlukan sebuah langkah kolaborasi dan juga kesadaran dari masyarakat.
" Untuk saat ini tingkat kesadaran masyarakat juga diperlukan agar tidak dengan sembarangan membuang sampah.Dan saat ini sistem pemilihan sampah yang diolah kembali pun sulit untuk berjalan ," kata Paul.
Namun, kata Paul saat ini secara bertahap pengolahan sampah sendiri sudah ada berjalan dan memiliki manfaat.
" Ya, untuk sampah-sampah botol plastik bekas sendiri sudah ada beberapa orang atau pun yayasan yang peduli dengan memilih sendiri dengan menjadi biji plastik dan lainya.Termasuk di USU sudah ada yang berhasil membuat pavling blok ," ucapnya.