Tak ketinggalan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Asahan turut membuka layanan administrasi kependudukan (Adminduk) langsung di lokasi, meliputi perekaman KTP-el, pencetakan KIA, dan layanan program GISA (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk), ujarnya.
Baca Juga: Penampilan Pagelaran Seni Budaya Daerah Asahan Ke VI Beda Dengan Tahun Lalu Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan H. Muhilli Lubis lebih lanjut mengatakan semua kemudahan telah di berikan oleh Pemerintah Kabupaten ini , untuk dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat dan juga melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang menghadirkan layanan perizinan secara daring berbasis digital.
Beberapa sistem yang digunakan antara lain Sicantik Cloud untuk perizinan non-berusaha, SIMBG untuk perizinan bangunan gedung dan sertifikat laik fungsi, serta OSS untuk perizinan berusaha berbasis risiko.
Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Asahan bersama PT Hijau Surya Biotechnindo menampilkan stand bertema Tumbuh Bersama Alam dan Budaya, dengan menonjolkan produk pertanian seperti pisang, anggrek, dan berbagai bibit hasil inovasi hijau untuk pertanian berkelanjutan.
PSBD ke VI tahun 2025 ini bukan hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya, akan tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik. "Kami berharap masyarakat yang hadir tidak hanya menikmati pagelaran seni budaya, tetapi juga merasakan manfaat langsung dari berbagai layanan yang disediakan," ujar Drs. H. Muhilli Lubis. PSBD Asahan ke-VI pun diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya lokal yang selaras dengan semangat pelayanan publik yang inovatif dan inklusif, tukasnya .