"Begitu saya mendapat kabar dari kawan-kawan, ada beberapa lokasi yang tergenang air dan sungai mulai meluap, saya turun langsung ke lokasi. Alhamdulillah, saat ini air sungai relatif sudah mulai turun," katanya. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu, melihat persoalan sampah dan belum maksimalnya drainase menjadi momok utama penyebab banjir. "Saya kira kita harus maksimal, saya mendorong Pemko Medan untuk terus melakukan upaya preventif pencegahan banjir. Persoalan drainase, daerah resapan air, revitalisasi kanal dan lainnya," jelasnya. Tak sampai di situ, masyarakat menurut Robi juga perlu diedukasi terkait membuang sampah. "Ini masih banyak sampah di bantaran sungai, saya minta kepada ibu-ibu dan bapak-bapak jangan buang sampah ke parit dan sungai. Kita akan terus upayakan adanya pemungutan sampah keliling yang teratur. Sehingga tidak ada sampah yang menumpuk begitu saja," jelasnya. Robi juga menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan meninjau pengerukan drainase dan parit di beberapa kawasan. "Saya akan turun melihat bagaimana proses pengerjaannya. Ini sebagai semangat kita untuk mengawal dan mencintai Kota Medan," tambahnya. Pantauan lapangan, berseragam merah Robi bersama tim berdialog dengan warga sekitar. Para warga terlihat menyampaikan keluh kesahnya. Robi juga memberikan bantuan sembako kepada beberapa Kepala Keluarga yang tinggal di bantaran sungai. Seorang warga, Kasman, menyampaikan pihaknya telah melakukan gotongroyong secara rutin. "Kami dikoordinir pihak kelurahan untuk gotong royong, tetapi asal hujan deras ya begini lagi, airnya naik lagi," katanya. Kasman menyampaikan apresiasinya, respons cepat yang dilakukan
Robi Barus bersama tim. Menurutnya, hal tersebut sudah seharusnya dilakukan seorang Anggota Dewan. "Terus terang saja, saya yang menelpon Bapak Robi dan tanpa banyak tanya beliau langsung turun ke sini. Semoga Pak
Robi Barus sehat selalu," pungkasnya. (Irwansyah Putra)