"Medan Satu Data ini dibentuk agar kita memiliki data yang valid. Sehingga kita bisa betul-betul memahami setiap permasalahan yang ada di masyarakat." Kata
Rico.
Melalui Medan Satu Data, Rico Waas juga menyebutkan, akan memudahkan pelaporan bagi masyarakat serta memantau langsung kinerja dari Perangkat Daerah.
Baca Juga: Ketua Komisi II DPRD Medan Sesalkan Penolakan Pasien di Puskesmas Darusalam, Minta Dinas Kesehatan Tindak Tegas "Melalui basis data yang dimiliki, memudahkan kita untuk menyelesaikan pelaporan yang disampaikan masyarakat lewat WA. Ini juga bisa digunakan untuk memantau kinerja dari OPD kita, karena mereka harus meng-update data secara real time," ungkapnya.
Untuk mendukung itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane menyatakan, Dinas Kominfo telah bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah serta Akademisi untuk menyukseskan program Medan Satu Data ini.
"Kesiapan terus kita lakukan, baik itu aplikasi, regulasi, rencana aksi hingga kebutuhan lainnya agar program ini bisa berjalan maksimal,"sebut Arrahmaan Pane didampingi Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Ahmad Khaidir dan Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Rizka Firdahlia.
Arrahmaan Pane juga menambahkan, Medan Satu Data memiliki tiga pilar utama yakni Data Sektoral Pemerintah, Data Kependudukan dan Data Layanan.
Baca Juga: Massa Kompas Desak Copot Camat Medan Perjuangan, Demo Ricuh ! "Akhir dari tiga pilar ini akan kita integrasikan semua untuk menghadirkan sistem pelaporan yang menggunakan AI,"tambah Arrahmaan Pane.
Turut hadir dalam pertemuan yang hangat tersebut, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Kota Medan Ferri Ichsan, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Brida Kota Medan Benny Iskandar, Akademisi Fisip USU Dr. Fernanda Putra Adela, Sekretaris BKPSDM Kota Medan Adrian Saleh, Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Medan Rasyid Ridho Nasution, dan segenap jajaran Pemko Medan lainnya.