Asisten I dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menyambut baik langkah Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai memperkuat koordinasi lintas sektor.
Hj. Nina Deliana Hutabarat menegaskan bahwa kondisi keberagaman dan dinamika aliran kepercayaan di Serdang Bedagai selama ini berada dalam keadaan aman dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh unsur PAKEM, termasuk peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah desa yang menjadi lapisan terdepan dalam pengawasan sosial.
"Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta masyarakat harus terus diperkuat. Pemerintah desa, memiliki posisi sangat strategis dalam membaca dinamika sosial dan memberikan informasi paling awal kepada aparat berwenang, sehingga kerja bersama ini harus terus ditingkatkan ke depannya," kata Hj. Nina Deliana Hutabarat.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan diskusi dan evaluasi bersama mengenai perkembangan kehidupan keagamaan, dinamika aliran kepercayaan, serta potensi kerawanan sosial yang perlu diantisipasi. Para peserta memberikan laporan aktual dan langkah strategis untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif dan menegaskan komitmen seluruh unsur untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan di masyarakat.
Acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kokohnya sinergi antara Kejaksaan Negeri Sergai, Pemerintah Kabupaten, TNI–Polri, Kementerian Agama, FKUB, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa dalam menjaga kerukunan dan stabilitas di Kabupaten Serdang Bedagai.
Dari hasil monitoring dan evaluasi, disimpulkan bahwa situasi Kabupaten Serdang Bedagai tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh unsur PAKEM berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi, memperkuat toleransi, serta menjaga kerukunan hidup beragama demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan sejahtera.