Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan menyeluruh kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok rentan pascabencana.
"Polri tidak hanya hadir dalam penanganan bencana dan aspek keamanan, tetapi juga memastikan pemulihan psikologis masyarakat, terutama anak-anak. Trauma healing ini penting agar anak-anak dapat kembali ceria, merasa aman, dan tidak larut dalam ketakutan akibat bencana banjir yang mereka alami," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.
Ia menambahkan, keterlibatan Unit Polsatwa K-9 menjadi pendekatan yang efektif dan humanis dalam proses pemulihan mental anak-anak. "Interaksi dengan satwa K-9 terbukti mampu menghadirkan suasana positif, membangun rasa aman, serta mengembalikan senyum anak-anak di tengah situasi sulit," tambahnya.