Komandan Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Muhlisin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam menjamin hak dasar anak-anak, khususnya di tengah kondisi darurat pasca bencana.
"Di tengah situasi pemulihan pasca banjir bandang dan tanah longsor, kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan akses. Kehadiran personel Brimob di lapangan adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab kami kepada masyarakat," ujar Kompol Zaenal Muhlisin.
Ia menambahkan bahwa misi kemanusiaan Brimob tidak hanya berfokus pada penanganan fisik pasca bencana, tetapi juga pada aspek sosial dan kemanusiaan, termasuk memberikan rasa aman dan dukungan moril kepada warga terdampak.