Balai Pasogit Datu Pejel Kembali Dibangun Oleh Bona Urat

Pintor Maruli - Senin, 12 Januari 2026 06:38 WIB
Matatelinga
Rapat Marga Narason Di Kantor desa Sibisa Kecamatan Sibisa Ma

MATATELINGA, Toba : Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus yang sekaligus ketua Parsibona Toba, Minggu (11/1/2026) menghadiri rapat pembahasan pembangunan kembali Balai Pasogit Datu Pejel yang terbakar di Kantor Desa Parsaoran, Kecamatan Parsaoran Sibisa Kabupaten Toba Sumatera Utara.

Dalam rapat diungkapkan bahwa Bona Urat (Marga-marga Narasaon) yang berada di sekitar lingkungan Balai Pasogit Datu Pejel yang terbakar yang akan membangun kembali Balai yang terbakar pada 24 Desember 2025 lalu.

Baca Juga: Balai Pasogit Datu Pejel Akan Dibangun Kembali

Sebelumnya, PPRN, Parsibona dan kumpulan marga Narasaon telah melakukan rapat untuk tujuan yang sama membangun kembali Balai Pasogit Datu Pejel, namun Bona Urat telah memutuskan lebih awal bahwa kesepakatan ke empat marga yang tinggal di Sibisa yang akan melakukan pembangunan, namun tetap berkoordinasi membuka diri dengan organisasi marga Narasaon lainnya.

Wakil bupati yang mendengar keputusan tersebut mendukung Bona Urat agar membangun kembali Balai yang terbakar.

"Jika pekerjanya dari bonapasogit pasti akan lebih diperhatian," ungkap wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus.

Dalam rapat, kepala desa dan panitia menceritakan awal mula terjadinya kesepakatan rapat dan memutuskan untuk membangun kembali.

Pembangunan akan dimulai dilaksanakan pada Senin, (12/1/2026) dan tidak ada peletakan batu pertama. Peletakan batu pertama akan dilakukan saat melakukan pendirian Tiang Raja, maka disitulah dibuat acara adat peletakan batu pertama, karena Tiang Rajalah yang memegang dan mengendalikan semua menurut sejarahnya.

"Biaya pembangunan sebesar 92 juta rupiah dan bangunan tetap seperti semula beratapkan ijuk. Kami tidak menjalankan proposal dan kami siap memberikan tenaga dan dana kami sendiri. Namun kami tetap terbuka untuk semua organisasi Narasaon," terang mereka.

Perwakilan marga Narasaon yang berada di sekitar Balai seperti penjaga Rumah Parsaktian Rio Sitorus, James Sirait, Eston Butarbutar dan Marisi Manurung meminta maaf jika kesepakatan mereka sama sekali bukan tidak menghargai organisasi marga lainnya. Tapi mereka sepakat menyampingkan organisasi tersebut dan tetap berkoordinasi dengan pengurus organisasi marga-marga Narasaon.

"Kami minta maaf jika kami terlanjur mengambil keputusan untuk membangun kembali bangunan seperti semula tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada marga Narasaon lainnya dan bukan menutup diri. Kami tak membawakan punguan-punguan (Kumpulan-kumpupan) tapi kami menghargai tempat bersejarah Datu Pejel,"ungkap James Sirait.

Eston Butarbutar mengatakan jika nama awal bangunan Balai Datu Pejel adalah Jabu Partonggoan Datu Pejel makanya ada 4 pojok bangunan yang terdapat di tempat tersebut.

Marisi Manurung mengatakan bahwa kami tak ada berkeinginan mengambil untung atas kejadian ini. Semua dana akan transparan.

"Biarkanlah kami memperbaikinya dan tetap bekerja dan berkomunikasi kepada semua pihak," terang Marisi Manurung.

Walaupun saat rapat terjadi kesalahpahaman dan alot, kesepakatan tetap dilaksanakan bahwa Bona Urat yang akan melakukan pembangunan kembali Balai Datu Pejel tanpa campur tangan organisasi lain yang sudah terbentuk kepanitiaannya.

Marga Narasaon berharap agar bangunan bersejarah tersebut bisa kembali menjadi sejarah bagi marga Narasaon seperti Sitorus, Manurung, Sirait dan Butarbutar

Hadir dalam rapat Sesmon Butarbutar kadis Kominfo, Chandrow Manurung anggota DPRD Toba dan lainnya tokoh Narasaon.

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Serap Aspirasi 36 Sektor, PPTSB Labuhanbatu Gelar Rakercab Perdana

Berita Sumut

Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan, Tinjau Langsung Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih

Berita Sumut

Apa Langkah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Terkait Temuan Banguan Oumbusdman RI...?

Berita Sumut

Margaret MS Apresiasi Dirjen KKP Program Pembangunan KNMP di Medan Labuhan

Berita Sumut

KSP Bersama Pemprov Sumatera Utara, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Percepatan Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol Binjai–Langsa

Berita Sumut

RAMBORE Padang Lawas Utara Terbentuk, Muntara Rambe : Mari Kita Bangkitkan Semangat 'Margabe'