"Tidak ada keseriusan Perkimcikataru Medan meningkatkan PAD dari pemanfaatan
aset. Kesannya pengelolaannya ecek ecek aja," sebut El
Barino Shah SH MH.
Tudingan El Barino cukup beralasan, dimana saat rapat Pansus terungkap perolehan PAD dari aset di Tahun 2025 sangat minim. Dari 210 unit aset bangunan ternyata hanya memperoleh Rp 2, 1 Miliar. "Pastinya aset yang dikelola tidak maksimal. Harapan kita ke depan supaya dikelola optimal," paparnya.
Baca Juga: Rommy Van Boy : Jangan Lagi Ada Bangunan Tanpa PBG Dikatakan El
Barino, Dianya sangat menyayangkan kelalaian Dinas Perkimcikataru yang tidak mampu memanfaatkan potensi seperti
aset Rusunawa dan sejumlah ruko yang seyogianya mampu menghasilkan PAD yang cukup lumayan.
Ke depan kata El Barino asal politisi Golkar itu, akan segera dilakukan penertiban aset. "Banyak aset Pemko yang tidak memiliki dokumen. Maka, perlu ditertibkan dan pengelolaannya dilakukan lebih profesional," ungkapnya.
Terkait keberadaan
aset, El
Barino mengaku akan melakukan kordinasi dengan Pansus Aset yang saat ini sedang bekerja. "Kita akan berkodinasi dengan Pansus
aset. Kinerja Pansus bukan hanya peningkatan PAD tetapi juga penyelamatan
aset dan tentu kordinasi dengan rekan rekan DPRD Medan yang bergabung di Pansus Aset," sebutnya.
Ditambahkan El Barino, guna memaksimalkan PAD, terkait pengelolaan aset sangat dimungkinkan untuk diserahkan ke Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Pemko Medan.
Baca Juga: Eko Sitepu Sosialisasi Perda Sistem Kesehatan, Warga Medan Tuntungan Diingatkan Hak Layanan UHC