"Dari kota hingga desa kita belajar bahwa perbedaan bukanlah jarak melainkan kekuatan," ujar Surya.
Surya menilai kegiatan Sidang Raya Regional Asia UEM membawa banyak manfaat. Dari sisi spiritual, pertemuan ini memperkuat identitas iman, meningkatkan kapasitas kepemimpinan gerejawi, serta memperkaya metode pelayanan yang kontekstual.
"Dari sisi sosial, pertemuan ini mendorong kerja sama lintas agama yang nyata," kata Surya.
Sementara dari sisi ekonomi, kehadiran para peserta dari berbagai negara tentu memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal serta membuka jejaring yang lebih luas.
Ephorus HKBP Victor Tinambunan mengatakan, Sumut merupakan salah satu provinsi yang paling toleran di Indonesia. Oleh sebab itu, pihaknya percaya diri Sumut dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi para delegasi yang datang.
"Jadi kami berani jadi host karena pasti delegasi akan nyaman dan tenang di Medan, Sumut," kata Victor.