Pemko Medan, lanjutnya, berkomitmen membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi organisasi kepemudaan, termasuk HMI, untuk memberikan masukan terhadap kebijakan publik. "Kritik konstruktif penting agar pemerintah dapat memperbaiki kekurangan dan memastikan keadilan bagi masyarakat," ucap Wali Kota.
Dalam kesempatan itu, ia menyinggung pentingnya kaderisasi kepemimpinan sebagaimana disampaikan alumni HMI Zahrin Piliang sebelumnya. Ia menegaskan pemimpin sejati adalah sosok yang mampu melahirkan pemimpin baru sekaligus memberi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Acara juga diisi prosesi pemotongan tumpeng oleh Cici yang kemudian diserahkan kepada Wali Kota, unsur Forkopimda, serta tokoh HMI sebagai simbol syukur dan kebersamaan dalam peringatan milad tersebut.