"Atas arahan Presiden, bukan hanya membangun kembali, tetapi membangun lebih baik. Kepada para bupati agar mengawal proses pemulihan ini," tegasnya dalam pertemuan virtual tersebut.
Secara keseluruhan, Kabupaten Mandailing Natal mendapatkan bantuan senilai Rp3,27 miliar. Rinciannya, untuk kategori rusak ringan sebanyak 134 kepala keluarga (KK) menerima total Rp2,01 miliar, sedangkan kategori rusak sedang sebanyak 42 KK menerima bantuan senilai Rp1,26 miliar. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan rumah warga sehingga mereka dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman.
Pemimpin BRI Panyabungan, Benny Susanto, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen (Himbara) BRI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat. Tidak hanya fokus pada layanan perbankan, BRI juga menjalankan peran sosial guna membantu pemulihan ekonomi dan kehidupan warga.
Baca Juga: Pemerintah Didesak Tindak Tegas Penyedia WiFi Diduga Illegal Bagi para penerima, momen penyerahan bantuan itu bukan sekadar seremoni. Ia menjadi penanda bahwa perhatian dan solidaritas terus hadir. Dari atap yang akan kembali terpasang hingga dinding yang akan kembali berdiri kokoh, tersimpan harapan untuk menata kembali kehidupan dengan semangat yang lebih kuat.