Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi teknis mulai dari komposisi foto, pengaturan kamera, pencahayaan, hingga teknik pengambilan angle yang tepat. Selain itu, peserta juga dilatih mengenai teknik pengambilan video yang menarik serta konsep storytelling visual agar setiap dokumentasi kegiatan kepolisian dapat disajikan secara informatif dan mudah dipahami publik.
Baca Juga: Penanaman jagung serentak Kwartal 1 Tahun 2026 Polda Sumut, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui pelatihan ini, diharapkan personel humas mampu menghasilkan foto dan video yang lebih profesional untuk kebutuhan publikasi di media sosial, website resmi, maupun media massa. Kemampuan dokumentasi yang baik dinilai penting untuk memastikan setiap kegiatan Polri dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan memiliki nilai jurnalistik.
Irwasda Polda Sumut, Nanang Masbudi, dalam arahannya menekankan pentingnya peran humas dalam membangun citra positif Polri di era digital. Menurutnya, kualitas dokumentasi visual memiliki pengaruh besar terhadap persepsi publik terhadap kinerja kepolisian.
"Melalui pelatihan ini, saya berharap seluruh personel humas dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus kreativitas dalam menghasilkan konten yang berkualitas. Dokumentasi yang baik bukan hanya sekadar merekam kegiatan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan positif kepada masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar terus mengasah kemampuan diri dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat.