"Saya ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan TNI. Ke depan, sama-sama saling mengingatkan bahwa jembatan ini kapasitasnya 15 ton. Jangan sampai jembatan yang sudah dibangun dengan baik justru cepat rusak karena digunakan melebihi kapasitas," ujarnya.Ia juga menginstruksikan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menggalakkan gotong royong setiap hari Jumat. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan saluran drainase, titik-titik rawan banjir, saluran irigasi menuju areal persawahan, serta parit yang mengalami penyumbatan.Menurutnya, infrastruktur yang telah dibangun harus diikuti dengan pemeliharaan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang."Jangan menunggu banjir baru bergerak. Gotong royong harus menjadi kebiasaan. Bersihkan parit, saluran air, dan titik-titik yang berpotensi menimbulkan genangan agar air mengalir dengan baik dan sawah masyarakat juga mendapatkan pasokan air," tegasnya.Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama."Infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Kalau kita rawat bersama, manfaatnya akan jauh lebih lama dirasakan. Pemerintah, TNI, dan masyarakat harus terus bersinergi menjaga apa yang sudah dibangun," pungkasnya.Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan bersama pengurus, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Sunggal M Guntur Endar Bumi Nasution dan lainnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor Tersangka Dugaan Pengeroyokan